Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

1.730 Siswa SMP/MTs Muhammadiyah se-Surabaya Ikuti Manasik Haji

Iklan Landscape Smamda
1.730 Siswa SMP/MTs Muhammadiyah se-Surabaya Ikuti Manasik Haji
Para siswa SMP/MTs Muhammadiyah se-Kota Surabaya mengikuti manasik haji. Foto: Istimewa/PWMU.CO
pwmu.co -

Sebanyak 1.730 siswa dari 18 SMP dan MTs Muhammadiyah se-Kota Surabaya memadati Asrama Haji Sukolilo pada Selasa (3/2/2026).

Kehadiran mereka bukan untuk melepas jemaah haji, melainkan untuk mengikuti agenda tahunan Ujian Praktik Manasik Haji yang diselenggarakan oleh Forum Silaturahmi Kepala Sekolah Muhammadiyah (Foskam).

​Ketua Foskam SMP/MTs Muhammadiyah Surabaya, Drs. H. Ali Mujafal, M.Pd.I., menyampaikan bahwa, kegiatan ini merupakan program rutin yang terus dievaluasi setiap tahunnya. Berdasarkan evaluasi sebelumnya, program ini mendapat respons positif di atas 75% dari sekolah, siswa, maupun wali murid.

​Menurut Ali Mujafal, tujuan utama dari manasik ini adalah memberikan pemahaman mendalam kepada siswa sejak dini mengenai tata cara ibadah haji.

​”Anak-anak diharapkan paham apa itu rukun, wajib, hingga sunnah haji. Namun lebih dari itu, kami ingin menanamkan nilai-nilai karakter seperti kedisiplinan, ketertiban, kerapian, kekompakan, hingga kesabaran,” ujarnya.

​Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak hanya berhenti di atas lapangan praktik, tetapi juga menjadi bekal yang diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari para siswa.

​Peserta tahun ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun lalu. Jika sebelumnya diikuti oleh 1.600 siswa, tahun ini tercatat sebanyak 1.730 siswa dari seluruh sekolah Muhammadiyah tingkat menengah di Surabaya turun ke lapangan.

​Ali Mujafal berharap kegiatan kolosal ini bisa menjadi syiar bagi pendidikan Muhammadiyah di Surabaya.

​”Mudah-mudahan ini menjadi syiar kita bersama, sehingga sekolah Muhammadiyah terus menjadi pilihan utama bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya,” harapnya.

​Sementara itu, Ketua Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen & PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, H. Dikky Syadqomullah, M.HES., turut hadir dan memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya praktik manasik haji massal yang melibatkan ribuan siswa SMP/MTs Muhammadiyah se-Surabaya.

​Menurut Dikky, kegiatan tahunan ini merupakan bentuk syiar agama yang luar biasa, sekaligus sarana edukasi praktis bagi generasi muda Muhammadiyah dalam memahami rukun Islam yang kelima.

Dikky menekankan bahwa, manasik haji bukan sekadar simulasi fisik, melainkan media untuk melatih aspek spiritual siswa melalui zikir dan pendekatan diri kepada Allah SWT.

​”Harapannya ke depan, anak-anak ini sudah siap secara fisik, mental, maupun rohani. Haji itu bukan hanya soal fisik, tetapi ada bentuk zikir di dalamnya. Dengan pelatihan ini, anak-anak kita terbiasa berzikir kepada Allah sejak dini,” jelas Dikky.

​Selain sebagai bekal pribadi, Dikky menyebutkan bahwa pengajaran manasik sejak tingkat SMP bertujuan agar para siswa siap jika suatu saat harus mendampingi atau menggantikan peran orang tua dalam beribadah.

​”Kita tunjukkan bahwa anak-anak Muhammadiyah sudah siap ketika ada panggilan haji. Jika suatu saat orang tua berhalangan atau ada uzur, anak-anak ini sudah memiliki bekal ilmu untuk menggantikan,” imbuhnya.

​Penyelenggaraan manasik haji sejak usia remaja ini juga dinilai sebagai bukti nyata dari visi pendidikan Muhammadiyah yang berkemajuan. Dikky menyoroti bahwa pemahaman haji seringkali baru dipelajari saat usia dewasa, namun Muhammadiyah Surabaya mengambil langkah progresif dengan mengajarkannya lebih awal.

​”Kadang-kadang orang tua saja belum tentu mengerti (tata cara haji), tapi di sini kita ajarkan sejak dini. Ini menunjukkan bahwa pendidikan kita memang lebih siap dan berkemajuan,” pungkasnya. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu