H Thamrin Syamsudin Wafat, Ini Monumen Dakwah yang Ditinggalkan

77
Pasang Iklan Murah
Almarhum H Thamrin Syamsudin. (Istimewa)

PWMU.CO – Kabar duka datang dari keluarga besar Muhammadiyah Sidoarjo. Salah satu tokohnya, H Thamrin Syamsudin, wafat, Senin (24/6/19) pukul 08.00 WIB.

Mantan anggota Badan Pembina Harian (BPH) Universitas Muhammmadiyah Sidoarjo (Umsida) itu wafat setelah dirawat di Rumah Sakit Mitra Keluarga Waru, Sidoarjo.

iklan

Jenazah dibawa pulang ke rumah duka di Perumahan Binangun Indah Jalan Irian Jaya, Buduran, Sidoarjo oleh mobil ambulan Lazismu Jatim. Almarhun dishalatkan dan dikebumikan waktu itu juga.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidoarjo Mashud SM menyampaikan duka cita mendalam. “Innalillahi wa innailaihi rajiun. Semoga almarhum husnul khatimah. Segala dosa-dosanya diampuni dan amal ibadahnya diterima,” doanya.

Mashud menyebutkan, almarhum sangat berjasa dalam penyebaram dakwah Islam di Sidoarjo. Pasalnya, almarhum Thamrin merupakan perintis berdirinya Ranting Muhammadiyah (PRM) di Wadungasih, Buduran.

Selain itu, kata dia, almarhum yang lahir di Pulau Bangka Belitung 15 Mei 1941 itu juga merupakan penggagas berdirinya Masjid Binangun Indah. Bahkan, almarhum tercatat sebagai ketua takmir masjid pertama.

“Mudah-mudahan kita sebagai generasi penerus bisa mengikuti langkah almarhum. Istiqomah berjuang untuk mengislamkan umat Islam,” tuturnya.

Adapun pemakaman dihadiri oleh Ketua BPH Umsida Prof Achmad Jainuri, Wakil Ketua PWM Jatim Nadjib Hamid, Rektor Umsida Dr Hidayatulloh, dan Ketua Lazismu Jatim drh Zainul Muslimin.

Hadir pula rekan almarhum sesama pensiunan Perum Bolug. Sebab, almarhum merupakan perintis paguyuban pensiunan Perum Bulog Sidoarjo. (Aan)

Jenajah saat akan dishalatkan di Masjid Binangun Indah. (Aan/PWMU.CO)