Smamio Undang Muzammil Hasballah sebagai Guest Teacher

1260
Pasang Iklan Murah
Idayanti saat ditemui PWMU.CO di Smamio. (Disa Yulistian/PWMU.CO)

PWMU.CO – SMA Muhammadiyah 10 GKB (Smamio) Gresik kembali akan mendatangkan nara sumber populer dalam acara Guest Teacher, Jumat (13/9/219) mendatang.

Bertajuk “Generasi Milenial, Generasi Alquran”, tim Kesiswaan Smamio dengan menggandeng tim Al Islam Synergi akan mendatangkan Muzammil Hasballah.

Wakil Kepala (Waka) Sekolah Bidang Kesiswaan Smamio Idayanti menjelaskan, pihaknya sengaja mendatangkan Muzammil yang lagi digandrungi kaum muda agar mendapat respon tinggi dari siswa

“Setelah sebelumnya mendatangkan Billy Kurniawan, mahasiswa Indonesia Jurusan Statistika yang berkuliah di NTU Singapura. Kami sengaja mendatangkan narasumber para idola remaja saat ini dengan tetap memikirkan bobot isi materinya,” ucapnya, Rabu (11/9/19).

iklan

Selain itu, sambungnya, tujuan utama mendatangkan Muzammil agar memberikan semangat siswa Smamio untuk terus meningkatkan kualitas tahfidhnya. “Agar anak-anak kita tergerak hatinya untuk mengikuti jejak beliau,” lanjut Ida, sapaan akrabnya.

Muzammil sendiri mulai dikenal publik sebagai pemuda Muslim inspiratif masa kini sejak ia rajin mengunggah video di YouTube ketika membaca Alquran dengan suara merdunya.

Muzammil Hasbullah. (google.com)

Tak hanya siswa Smamio yang mengikuti Guest Teacher. Ida menjelaskan Smamio juga akan mengundang siswa SMP Muhammadiyah 12 GKB yang tergabung dalam Tahfidh Excellent. “Kita berharap siswa Spemdalas yang diajak ke sini bisa memunculkan passion mereka. Saat ini mereka masih malu-malu mengasah kemampuan tahfidhnya,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Al Islam Synergi Rohmawati MPd menggunakan alasan mendatangkan Muzammil langsung dari Jakarta. “Dia adalah salah satu hafidh muda yang fenomenal,” ujarnya.

Menurut dia, sosok Muzammil membuktikan bahwa generasi milenial adalah generasi yang cinta Alquran. “Anak muda milenial, guru-guru milenial, dan warga negara milenial harus tahu banyak tentang Alquran agar bisa mengaplikasikan isinya,” ujarnya. (*)

Kontributor Disa Yulistian. Editor Mohammad Nurfatoni.