SDMM Adakan Tes Psikologi untuk Siswa Kelas VI, Ini Tujuannya

89
Pasang Iklan Murah
Siswa kelas VI SDMM melaksanakan tes psikologi bersama LPOA Dinar PWNA Jatim (M Fadloli Aziz/PWMU.CCO)

PWMU.CO – Sebanyak 81 siswa kelas VI SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) melaksanakan tes psikologi, Rabu (16/20/19). Tes digelar SDMM bekerja sama dengan Lembaga Pendidikan Orangtua dan Anak (LPOA) Dinar milik Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Jawa Timur sebagai penyedia jasa tes dan konsultasi psikologi di sekolah yang berlokasi di Jalan Amuntai No 1 GKB, Gresik ini.

Penanggung Jawab Bimbingan Konseling (BK) SDMM Indah Nur Rahmawati SPsi mengatakan, tes psikologi untuk siswa di SDMM dilakukan dua kali: untuk kelas III dan kelas VI.

Dia menjelaskan, tujuan dilakukan tes psikologi kelas III untuk mendeteksi kemampuan yang dimiliki siswa dan hambatan dari perkembangan kemampuannya. “Sedangkan kelas VI bertujuan untuk mengetahui kesiapan siswa menghadapi ujian akhir sekolah dan memilih sekolah lanjutan setelah lulus,” tutur Indah.

Dia menambahan, kegiatan tes psikologi kelas VI dilaksanakan hari ini. “Sedankan konseling dengan wali siswa kelas VI rencananya dilaksanakan tanggal 2 dan 23 November 2019,” ujarnya.

Direktur LPOA Dinar Lely Ika Mariyati MPsi Psikolog mengatakan, tes yang telah dilakukan ini lebih menggambarkan hasil kemampuan dasar dan proses belajar.

“Prinsipnya tes psikologi yang dilakukan untuk mengetahui kondisi psikis anak. Untuk kelas VI bisa dimanfaatkan sebagai alat untuk mempersiapkan diri terhadap ujian akhir sekolah berstandar nasional dan juga sebagai acuan dalam menentukan pilihan sekolah lanjutan pertama,” jelas Lely.

Dia mengatakan, kompetensi yang diobservasi dalam tes psikologi ini, selain aspek kompetensi kognitif, juga dilihat aspek kepribadian siswa.

Setelah tes psikologi, sambungnya, akan dilaksanakan konsultasi individu hasil tes bersama wali murid SDMM. “Kegiatan konsultasi hasil tes psikologi merupakan bagian dari proses pemaparan hasil tes kondisi siswa kepada orangtua,” paparnya.

Harapan, lanutnya, orangtua dapat memahami kondisi anak dan mengoptimalkan potensi anak. “Selain itu untuk persiapan anak memilih sekolah sesuai dengan kemampuan dan kepribadian anak,” tutur dosen Psikologi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo tersebut.

Menurutnya, setiap orangtua menginginkan yang terbaik untuk anaknya sehingga terkadang mereka memilih sekolah sesuai harapannya dan terkadang orang tua lupa dengan kondisi anak.

“Untuk itu konsultasi bersama orangtua sangat penting untuk mendiskusikan harapan orangtua dengan potensi anak untuk kepentingan bersama,” kata Lely. (*)

Kontributor M Fadloli Aziz. Editor Mohammad Nurfatoni.