Pergeseran Tulang, Ini Penyebab dan Solusinya

77
Pasang Iklan Murah
Pergeseran tulang di area persendian paling banyak menyerang orangtua akibat ketidakmampuan mereka menjaga keseimbangan tulang. Tapi bukan monopoli mereka.
Sendi yang rawan mengalami dislokasi atau pergeseran tulang. (istimewa).

PWMU.COPergeseran tulang di area persendian paling banyak menyerang orangtua akibat ketidakmampuan mereka menjaga keseimbangan tulang. Tapi siapa saja dapat terserang.

Ada banyak sekali penyebab umum dislokasi (pergeseran) tulang. Salah satu penyebab umum yang paling sering terjadi adalah karena kecelakaan dan faktor usia.

Oleh sebab itu sebaiknya selalu berhati-hati ketika berkendara dan tetap menjaga kesehatan tulang dengan mengkonsumsi suplemen khusus tulang.

Penyebab Umum Dislokasi

Ada beberapa penyebab umum pergeseran tulang dari sendi atau posisi yang seharusnya serta faktor-faktor yang meningkatkan risiko terserang dislokasi.

Berikut di antaranya:
• Melakukan gerakan mendadak yang cukup ekstrem.

• Mengalami benturan keras yang tidak seimbang yang umumnya terjadi akibat kecelakaan kendaraan bermotor, terjatuh pada posisi yang tidak tepat, serta masih banyak trauma lainnya.

• Kerusakan pada bagian ligamen yang merupakan jaringan ikat berserat yang bersifat fleksibel.

• Melakukan gerakan yang terlalu memaksa pada ligamen sendi.

Faktor Risiko Dislokasi

Selain beberapa penyebab umum dislokasi di atas, ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami dislokasi, di antaranya:

Baca Juga:  Inilah Delapan Sabun Cuci Tangan Bebas Kuman

• Usia tidak bisa berbohong. Pertambahan usia seseorang juga berpengaruh pada kesehatan, terutama bagian tulang yang menyebabkan resiko terserang dislokasi semakin tinggi.

Meski dislokasi bisa menyerang siapa saja tanpa memandang usia, namun akan semakin berisiko pada orangtua sebab menurunnya kemampuan menjaga keseimbangan tubuh, serta kondisi sendi tubuh yang tidak lagi fleksibel.

• Tubuh rentan. Mengalami benturan keras atau mengalami trauma akibat terjatuh, hal ini akan semakin berisiko ketika bagian tubuh anda digunakan untuk menahan seperti lengan atau bahu. Itulah sebabnya kondisi terjatuh akan memperbesar risiko dislokasi bahu

• Faktor keturunan atau genetik. Ada sebagian kasus dislokasi yang disebabkan oleh faktor keturunan atau faktor genetik. Hal ini terjadi akibat orang tersebut terlahir dengan ligamen-ligamen tubuh yang lebih longgar. Hal ini mengakibatkan lebih rentan mengalami pergeseran sendi dan kecelakaan.

• Berpartisipasi dalam kegiatan olahraga. Ada beberapa kegiatan olahraga yang menyebabkan risiko terserang dislokasi. Seperti senam, basket, sepak bola, atau gulat.

Hal ini disebabkan kegiatan olahraga tersebut melibatkan kontak fisik dan akan semakin meningkatkan risiko cidera dan pergeseran tulang bahu akan jauh lebih besar.

• Pernah mengalami kecelakaan bermotor. Mengalami kecelakaan bermotor menjadi salah satu penyebab dislokasi yang paling sering terjadi.

Benturan keras yang terjadi akan menyebabkan trauma pada tulang. Maka dari itu sebaiknya selalu berhati-hati ketika naik kendaraan dan selalu gunakan sabuk pengaman untuk memperkecil risiko dislokasi dan akibat kecelakaan lainnya.

Baca Juga:  5 Provider TV Kabel Terbaik di Indonesia, Mana yang Cocok untuk Anda?

Pilihan Pengobatan Dislokasi

• Manipulasi
• Imobilitas
• Obat-obatan
• Operasi
• Rehabilitasi

Pengobatan Rumah

• Istirahatkan sendi yang mengalami dislokasi.

• Kompres panas maupun dingin pada sendi dapat mengurangi kemerahan serta nyeri menggunakan es batu setelah kondisi membaik kompres panas.

• Konsumsi obat penawar rasa sakit
• Latihan pergerakan untuk mencegah kaku sendi.

Ada banyak penyebab umum dislokasi pada tulang dan persendian. Salah satunya akibat trauma benturan benda keras ataupun kecelakaan. Untuk menghindari penyakit ini sebaiknya selalu jaga kondisi tubuh dan tulang anda. Sekian dan terima kasih. (Adv)

Sumber referensi:
https://hellosehat.com