Kiat Penting Jadikan Pengusaha Muslim Indonesia Berjaya Kalahkan China

277
Pasang Iklan Murah
Antusiame dari peserta IBSM MEK PDM Jember. (Foto: Kamiludin)
Antusiame dari peserta IBSM MEK PDM Jember. (Foto: Kamiludin)

PWMU.CO – Sebagai salah satu upaya untuk menegakkan pilar ke-3 Muhammadiyah, yakni agar berdaya di bidang ekonomi, Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (MEKPDM) Jember mengadakan Inkubator Bisnis Saudagar Muhammadiyah (IBSM) Jember, di Aula Kantor PDM Jember, Ahad (29/1).

Ketua Panitia Al Riyad Silahudin menyampaikan, dalam IBSM ini peserta dapat banyak manfaat. Seperti memperoleh materi tentang kiat menjadi pembisnis atau pengusaha sukses. Selain itu peserta bisa sharing tentang cara untuk meningkatkan omzet penjualan hingga ratusan kali lipat.

iklan

(Baca: Pasca Gerakan 212, Bos PT Kelola Mina Laut Ini Yakin Ekonomi Indonesia Bisa Dikendalikan Umat Islam jika Bersatu)

”Dengan IBSM ini peserta juga akan dengan mudah bisa membuat bussines plan yang akurat, dan cara untuk mengakses permodalan serta melakukan kunjungan langsung ke tempat usaha,” kata Manager PT Kinansyah Adi Jaya Land kepada 47 peserta IBSM angkatan pertama.

Di saat yang sama Ketua MEK PDM Jember Khalid Ashari menyampaikan, IBSM ini diselenggarakan dalam rangka menyiapkan para pengusaha maupun calon pengusaha yang nantinya terwadai dalam Jaringan Saudagar Muhammadiyah (JSM) Kabupaten Jember.

Owner dari Toko Senyum Media Jember (toko alat buku tulis dan peralatan kantor terbesar dan terlengkap) ini berharap, agar JSM Jember dapat menjadi penggerak perekonomian umat, khususnya di Kabupaten Jember. ”Insya Allah. Kalau kita mengikuti petunjuk al-Qur’an, maka kita akan menjadi pengusaha muslim yang sukses dan mampu mengalahkan pengusaha-pengusaha china maupun lainnya,” tegasnya.

(Baca juga: Di Surabaya, Spirit Al Maidah 51 Bangkitkan Ekonomi Jamaah: Roti Maida Hari Ini Diluncurkan)

Sementara itu Wakil Ketua PDM Jember Dima’ Akhyar SH mengungkapkan, saat ini orang terkaya di Indonesia adalah owner PT Djarum dengan harta kekayaan lebih dari 200 triliun. ”Bayangkan saja selama setahun ABPD Kabupaten Jember hanya kurang lebih 3,5 triliun. Jika Bos PT Djarum itu disuruh dan mau membiayai ABPD Jember, tentunya ia sanggup bertahan hingga puluhan tahun,” paparnya memberikan gambaran.

Karena itu Dima’ mengajak  kepada warga Muhammadiyah untuk dapat dengan segera mewujudkan komitmenya dalam menegakan pilar ke-3 Persyarikatan, yaitu pilar ekonomi. Setelah pilar pendidikan dan pilar kesehatan berdiri tegak. ”Nah, mari kita mulai dari kegiatan IBSM  Jember, kita harus bersatu padu menguatkan ekonomi umat dalam wadah JSM,” himbaunya.

Kegiatan IBSM ini sendiri dibagi ke dalam 3 pertemuan. Pertama, pertemuan dilaksanakan tanggal 29 Januari 2017, kemudian kedua pada tanggal 5 Februari 2017, dan ketiga pada tanggal 12 Februari 2017. (kamiludin/aan)