Program Filantropis Cilik Lazismu Kota Surabaya Ajarkan Peduli sejak Dini

163
Pasang Iklan Murah
Indira dari Lidah Wetan, salah satu penerima bantuan kursi roda dari Lazismu Kota Surabaya. Nampak Ketua Lazismu Kota Surabaya Sunarko (baju putih). (Foto istimewa/pwmu.co)

PWMU.CO – Lazismu Kota Surabaya telah melaunching Filantropis Cilik Surabaya. Kepada pwmu.co, Senin (3/7), Ketua Lazismu Kota Surabaya Sunarko SAg menjelaskan bahwa peluncuran program itu telah dilaksanakan pada 20 Juni 2017  bersamaan dengan kegiatan Gebyar Tasyaruf Ziska (Zakat, Infak, Shadaqah, dan Keagamaan) di Aula SMP Muhammadiyah 2 Genteng Surabaya.

Sunarko menuturkan, dalam acara tersebut, Miftah Faried Fahmi Naja, salah satu siswa kelas 2 MI Muhammadiyah 25 Surabaya, menyetorkan kaleng infaq yang telah dia dikumpulkan selama 2 bulan kepada Lazismu Kota Surabaya. Isinya Rp 124.900.

iklan

(Baca: Mengharukan! Kisah Seorang Tunanetra Mencari Kiblat Shalat)

Uang yang dikumpulkan tersebut, kata Sunarko, adalah sisa (Jawa: susuk) dari beli jajan di sekolah. “Kadang juga minta orang tua kalau punya uang recehan,” kata Miftah seperti ditirukan Sunarko.

Dia menjelaskan, program Filantropi Cilik bertujuan mengajari anak-anak agar gemar bersedekah. “Kecil-kecil harus belajar peduli dalam berbagi. Semoga berkah dan manfaat,” ujarnya sambil berharap program ini bisa membantu program “Ayo Sekolah, Rek!”—salah satu program Lazismu Kota Surabaya untuk membantu anak-anak dari keluarga dhuafa yang kesulitan biaya sekolah.

Dalam kegiatan Gebyar Berbagi Kado Ramadhan diserahkan 500 paket untuk yatim piatu, para penyandang disabilitas, tunanetra, janda, lansia, petugas kebersihan  dan imam masjid. (Ferry Yudi AS)