
PWMU.CO – Dewan Kerabat Penghela (DKP) Qobilah MadtsaMutu Pondok Modern Paciran berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan Perkemahan Ceria Pandu Athfal (CPA) yang diadakan oleh MIM 1 dan 2 Pondok Modern Paciran. Sebanyak 21 anggota DKP dilibatkan sebagai panitia sekaligus pembina pendamping dalam kegiatan tersebut.
Perkemahan yang berlangsung selama tiga hari di halaman Pondok Modern Muhammadiyah Paciran ini dibuka oleh Kwartir Wilayah Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Jawa Timur, Ramanda Fathurrahim Syuhadi, pada Ahad (22/12/2024). Dengan tema “Membentuk Karakter Kader Hizbul Wathan Kreatif, Adaptif, dan Inovatif”, kegiatan ini diikuti oleh 300 peserta.
Acara pembukaan dihadiri Kabag Pendidikan Pondok Modern Muhammadiyah Paciran Fahruddin, Kepala MIM 1 Nur Rofik, Kepala MIM 2 Ummu Hanik, serta seluruh Dewan Guru. Dalam sambutannya, Ramanda Fathurrahim mengapresiasi terselenggaranya perkemahan yang bertepatan dengan Milad Hizbul Wathan ke-106.
Ia berpesan kepada peserta untuk meningkatkan iman dan takwa melalui disiplin ibadah harian, menjaga kesehatan di tengah musim hujan, serta menjaga kebersihan lingkungan perkemahan.
Perkemahan Ceria Pandu Athfal
Ketua Pembina IPM MadtsaMutu, Ahmad Azhar, menyampaikan terima kasih kepada panitia yang telah mempercayakan DKP Qobilah MadtsaMutu untuk terlibat langsung sebagai pembina pendamping. Menurutnya, kepercayaan ini memberikan pengalaman dan pembelajaran berharga bagi anggota DKP dalam memikul tanggung jawab dan menunjukkan kapasitas mereka yang andal dalam kepanduan Hizbul Wathan.
Sementara itu, Ketua Qobilah, Ma’ruf menjelaskan bahwa Perkemahan Ceria Pandu Athfal adalah kegiatan tahunan yang melibatkan siswa MIM 1 dan MIM 2 Pondok Modern Paciran. Ia menekankan pentingnya melibatkan DKP dalam membimbing peserta di tingkat Madrasah Ibtidaiyah.
Rangkaian kegiatan perkemahan meliputi panahan, water rocket, aeromodelling, kaligrafi, bola musik estafet, dan outbound.
“Kegiatan ini memberikan inspirasi, edukasi, dan pengalaman berharga, baik untuk peserta, panitia, maupun anggota DKP,” pungkasnya. (*)
Penulis Salnun Mahya Salsabila Editor Amanat Solikah