
PWMU.CO – Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Sananwetan, Kota Blitar, menggelar kegiatan Baitul Arqom yang diikuti oleh ibu-ibu Aisyiyah dari berbagai ranting pada Minggu (9/2/2025).
Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah materi tentang kesehatan reproduksi wanita yang disampaikan oleh dr Febiana dari RS Islam Aminah Blitar.
Dalam sesi ini, dr Febiana menjelaskan berbagai aspek penting terkait kesehatan reproduksi, mulai dari siklus menstruasi, kehamilan, menopause, hingga pencegahan penyakit yang sering menyerang organ reproduksi wanita, seperti kanker serviks dan kanker payudara. Ia juga menekankan pentingnya deteksi dini melalui pemeriksaan rutin, seperti pap smear dan SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri), untuk mencegah risiko yang lebih besar di kemudian hari.
“Kesehatan reproduksi tidak hanya penting bagi wanita usia produktif, tetapi juga bagi yang sudah memasuki masa menopause. Banyak masalah kesehatan yang bisa dihindari dengan gaya hidup sehat dan pemeriksaan berkala,” ujar dr Febiana dalam pemaparannya.
Para peserta tampak antusias mengikuti sesi ini. Mereka aktif mengajukan pertanyaan seputar kesehatan reproduksi, seperti cara menjaga keseimbangan hormon secara alami, dampak jangka panjang penggunaan alat kontrasepsi, serta pola makan yang baik untuk mencegah gangguan kesehatan.
Salah satu peserta, Ibu Tatik, mengungkapkan bahwa seminar ini sangat bermanfaat bagi dirinya dan ibu-ibu lainnya.
“Banyak hal yang baru saya ketahui dari acara ini, terutama tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi sejak dini. Saya berharap RS Islam Aminah bisa mengadakan seminar serupa secara rutin untuk ibu-ibu Aisyiyah,” ucapnya.
Para peserta juga menyampaikan keinginannya untuk mengadakan seminar atau talk show lanjutan. Mereka berharap RS Islam Aminah bisa lebih sering menggelar kegiatan edukasi kesehatan, khususnya yang berkaitan dengan masalah kesehatan perempuan, seperti menopause, osteoporosis, dan pencegahan kanker.
Ketua PCA Sananwetan, Enny Suryandari menyambut baik usulan ini. Ia mengatakan bahwa edukasi kesehatan sangat penting bagi ibu-ibu Aisyiyah agar mereka bisa lebih peduli terhadap kesehatan diri sendiri dan keluarganya.
“Kami berharap RS Islam Aminah dapat berkolaborasi lebih erat dengan Aisyiyah dalam memberikan edukasi kesehatan bagi masyarakat, terutama kaum ibu. Jika memungkinkan, seminar berikutnya bisa membahas kesehatan lansia atau parenting sehat,” tuturnya.
Kegiatan ini membuktikan bahwa kesadaran akan pentingnya kesehatan reproduksi semakin meningkat di kalangan ibu-ibu Aisyiyah. Dengan dukungan tenaga medis dan lembaga kesehatan seperti RS Islam Aminah, diharapkan semakin banyak perempuan yang memahami kesehatan reproduksi dan mampu menjaganya dengan lebih baik.
Sebagai tindak lanjut, RS Islam Aminah akan mempertimbangkan untuk mengadakan seminar kesehatan secara berkala, baik dalam bentuk talk show, konsultasi kesehatan, maupun pemeriksaan medis gratis bagi ibu-ibu Aisyiyah dan masyarakat sekitar.
Dengan semakin banyaknya program edukasi kesehatan seperti ini, diharapkan kualitas hidup perempuan bisa semakin meningkat dan mereka dapat berperan lebih aktif dalam menjaga kesehatan keluarga serta lingkungan sekitarnya. (*)
Penulis Alexs Mac Editor Ni’matul Faizah