
PWMU.CO – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) mengadakan sosialisasi alat penyemprot hama otomatis kepada para petani di Desa Bolo, Kecamatan Ujung Pangkah.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan teknologi inovatif yang dapat membantu petani dalam mengendalikan hama secara lebih efisien dan praktis.
Sosialisasi yang berlangsung pada Ahad (09/02/2025) ini dihadiri oleh para petani setempat yang antusias mendengarkan penjelasan dari mahasiswa.
Dalam acara tersebut, mahasiswa KKN mendemonstrasikan cara kerja alat penyemprot hama otomatis yang dapat dikendalikan dari jarak jauh, dan bekerja secara mandiri menggunakan sensor.
Anggota KKN, Budy Gunawan, menjelaskan bahwa alat ini dirancang untuk mengurangi beban kerja petani, dan meningkatkan efektivitas dalam pemberantasan hama.
“Dengan alat ini, petani tidak perlu lagi menyemprot secara manual. Sensor yang terpasang akan mendeteksi tanaman yang terinfeksi hama, lalu alat akan menyemprotkan pestisida secara otomatis,” ujarnya.
Salah satu petani, mengungkapkan ketertarikannya terhadap teknologi ini karena dapat menghemat waktu dan tenaga.
“Biasanya kami harus menyemprot secara manual dan itu cukup melelahkan. Kalau ada alat seperti ini, tentu sangat membantu, apalagi jika bisa digunakan di lahan yang luas,” ujar salah satu Petani.

Selain demonstrasi alat, mahasiswa juga memberikan pelatihan mengenai cara merawat dan mengoperasikan alat penyemprot otomatis agar dapat digunakan secara maksimal.
Para petani yang hadir mengapresiasi kegiatan ini dan berharap alat tersebut bisa segera diterapkan di lahan pertanian desa. “Kami sangat mendukung inovasi ini. Semoga alat ini bisa membantu meningkatkan hasil panen para petani di sini,” ujar salah satu petani.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan petani di Desa Bolo semakin terbuka terhadap pemanfaatan teknologi dalam pertanian guna meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja.(*)
Penulis Adinda Rasita Dewi Editor Zahrah Khairani Karim