
PWMU.CO – Siswa Teknik Elektronika Industri (TEI) SMK Muhammadiyah 2 (SMK Muda) Genteng Banyuwangi melaksanakan Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) membuat rangkaian traffic light (lampu lalu lintas), Kamis (20/2/2025).
Kegiatan ini merupakan ujian yang harus di tempuh oleh seluruh siswa Kelas XII di semester genap Tahun Pelajaran 2024-2025, khususnya untuk siswa Jurusan TEI.
Jadwal pelaksanaan ujian ini dimulai pada hari Senin (17/2/2025) sampai Sabtu (22/2/2025). Waktunya dimulai pukul 07.30 sampai 12.00 Wib.
Kepala Konsentrasi Keahlian TEI, Arditya Sanjaya Putra menyampaikan perihal ujian ini.
“Sebanyak 29 siswa Elektro Axioo Class program yang mengikuti UKK ini,” ujarnya.
Ia berharap ujian ini dapat berjalan dengan baik dan semua siswa dapat lulus dalam ujiannya.
Pada pelaksanaan ujian ini siswa mengerjakan materi ujian praktik, yakni pembuatan traffic light dengan menggunakan minimum sistem mikrokontroler.
Pembuatan rangkaian traffic light ini diawali dengan menggambar jalur layout menggunakan aplikasi PCB Wizard terlebih dulu. Kemudian proses tersebut dilanjutkan dengan penyablonan jalur pada printed circuit board (PCB) dan pelarutannya.
Setelah itu dilakukan pengeboran pada PCB tersebut, pemasangan komponen, dan penyolderan masing-masing pin komponen tersebut. Proses ini dilanjutkan dengan pengerjaan coding, yaitu mengisi program pada IC Atmega 16. Setelah semua rangkaian instalasi komponen ini selesai, maka dilakukan proses pengujian terhadap alat tersebut.
Selanjutnya siswa mengikuti proses akhir UKK ini dengan melakukan presentasi hasil karyanya di hadapan penguji. Untuk proses penilaian ujian ini dilakukan oleh penguji internal dan eksternal dari dunia industri.
Setelah menyelesaikan ujian praktik ini, Rachel Rizky Ramadhani mengungkapkan kegembiraannya.
“Saya senang sekali karena sudah menyelesaikan ujian ini,” ungkapnya.
Ia menceritakan bahwa ada 2 soal ujian yang menurutnya sangat menantang. Artinya membutuhkan kecermatan dalam pengerjaannya. Yaitu, saat menggambar layout rangkaian dan pemrograman. Namun keduanya dapat ia kerjakan dengan lancar.
Senada dengan itu Siswa Kelas XII TEI I, Ahmad Rizki Ramadhan. Ia mengungkapkan pentingnya ketelitian dalam pemasangan komponen dan
penyolderannya agar rangkaian tidak mengalami korsleting yang dapat mengakibatkan kerusakan pada komponen. (*)
Penulis Taufiqur Rohman Editor Wildan Nanda Rahmatullah