
PWMU.CO – Sejumlah 75 siswa kelas 5 Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya menyelenggarakan outbound di PPLH Seloliman (17-18/02/2025). Outbound kelas 5 kali ini mengusung tema “Build Solidarity with Chemistry: Edukasi, Praktik, dan Meramu Tanaman Obat Keluarga”.
Ketua Panitia Outbound, Dewi Suwaibah menyampaikan tujuan diadakannya outbound di PPLH Seloliman, “Tujuan diadakan outbound ini, yakni untuk memberikan suasana baru bagi peserta didik sehingga mampu membangkitkan motivasi dalam meningkatkan kemampuan belajar mereka,” ujarnya.
“Selain itu ntuk melatih peserta didik agar mampu menyesuaikan diri dengan alam, serta meningkatkan kerja sama tim, motivasi, komunikasi, dan kemampuan problem solving,” tambahnya.
Observasi dan Meramu Tanaman Obat Keluarga (Toga)
Kegiatan di hari pertama setelah pembukaan, yakni peserta didik dibagi menjadi 6 kelompok, dan bersama pemandu mereka mengobservasi tanaman-tanaman toga yang ada di PPLH Seloliman. Hal ini dapat meningkatkan pengetahuan peserta didik mengenai apa saja tanaman toga.
Setelah selesai observasi, lanjut dengan meramu jamu. Kelompok perempuan mendapat kesempatan untuk meramu jamu sinom, sedangkan kelompok laki-laki mendapat kesempatan untuk meramu minuman secang (wedang uwuh).
Mereka sangat senang karena proses peramuan berhasil dan mereka juga dapat mencicipi hasil ramuannya secara langsung.
Jelajah Alam untuk Melatih Kekompakan Tim
Selain edukasi toga, terdapat kegiatan mencari kunang-kunang (jurit malam), di sini siswa akan dilatih keberanian dan juga kekompokannya.
Dilanjutkan di hari kedua, yakni jelajah alam, menyusuri sungai Janjing dengan berbagai rintangan. Rintangan yang pertama, yakni meletuskan tiga balon dengan satu anak yang di atas, dan anggota kelompok lain menopang satu anak yang akan meletuskan balon. Game ini dapat melatih problem solving dan kekompakan siswa.
Dilanjutkan dengan rintangan selanjutnya, yakni melintasi holahop tanpa menyentuhnya, siswa selain melawan arus sungai juga harus saling berpegangan tangan untuk melintasi holahop tersebut. Dan dilanjutkan dengan rintangan terakhir yakni gentong bocor.
Siswa kelas 5 sangat senang mengikuti kegiatan outbound kali ini. Bahkan ada yang ingin kembali outbound lagi.
“Outbound kali ini adalah pengalaman outbound terseru dari outbound-outbound yang sudah saya ikuti,” ungkap Delisha, salah satu siswa kelas 5.(*)
Penulis Nurhayati Editor Zahrah Khairani Karim