
PWMU.CO– Takmir Masjid Al-Ikhlash Campurejo Kecamatan Panceng Kabuparen Gresik pertama kali menyelenggarakan kegiatan Jumat Berkah.
Kegiatan ini berlangsung di Masjid Al-Ikhlash Campurejo Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik, Jumat (21/2/2025).
Ketua takmir Masjid Al-Ikhlash, Mushlihan MSI dalam sambutannya menyampaikan bahwa program Jumat Berkah ini akan diselenggarakan setiap bulan sekali pada minggu terakhir.
Kegiatan ini akan diisi dengan Kajian Keislaman setelah salat shubuh, dilanjutkan dengan sarapan pagi seluruh jamaah, dan pemberian santunan kepada para jamaah yang dianggap kurang mampu secara bergantian.
Selanjutnya, ia juga berharap agar semua jamaah Masjid Al-Ikhlash Campurejo mendukung kelancaran dan kesuksesan program Jumat Berkah. Tujuan dari program ini yakni bertambahnya ilmu Keislaman para jamaah, mempererat silaturrahim antar jamaah dengan kegiatan sarapan bersama, serta menumbuhkan rasa empati dan peduli kepada para jamaah yang kurang mampu, melalui penyaluran santunan kepada mereka.
Adapun penceramah kajian Keislaman pada Jumat Berkah perdana ini, diisi oleh H. Agus Thoha anggota Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan.
Dalam kajian ceramahnya, ia menyampaikan betapa pentingnya kita mengingat kembali tujuan diciptakannya manusia dan jin oleh Allah SWT, tidak ada tujuan lain, selain beribadah kepada-Nya.
Ia lalu membacakan firman Allah yang terdapat dalam Sudah Az Zariyat 56, “Aku tidak menciptakan jin dan manusia, melainkan mereka beribadah kepada-Ku”.
Ayat tersebut menjelaskan tujuan utama penciptaan jin dan manusia. Dengan beribadah kepada Allah, kita tidak hanya sekedar menggugurkan kewajiban saja, melainkan untuk mendekat kepada Allah dan meyakini akan kebesaran-Nya.

H. Agus Thoha juga mengingatkan kepada para jamaah, karena sebentar lagi akan datang bulan suci Ramadan, maka ia juga mengajak agar menyambut bulan ramadan dengan perasaan suka cita, senang dan gembira.
Hal tersebut sesuai dengan bunyi hadis Nabi SAW, “Siapa bergembira dengan masuknya bulan ramadan, Allah akan mengharamkan jasadnya masuk neraka”.
Merujuk pada hadis tersebut, Nabi SAW menganjurkan agar umat Islam merasa senang, bergembira dan menyambutnya dengan suka cita akan datangnya bulan ramadan.
Perasaan senang, suka cita, bergembira menyambut bulan Ramadan ini akan berdampak positif bagi seseorang untuk terus termotivasi, semangat untuk menjalankan seluruh rangkaian peribadatan di dalam bulan suci Ramadan.
Semua amalan shalih, baik salat fardhu, puasa, salat tarawih, tadarus al-Quran, zakat, infaq, dan shodaqoh. Dengan bermodal perasaan bergembira tersebut akan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh tanpa ada rasa keluh kesah sedikitpun.
Semoga kajian Jumat Berkah ini dapat menyambut datangnya bulan Ramadan dengan penuh kegembiraan dan didasari dengan nilai-nilai keimanan, berharap keridhoan Allah atas ibadah puasa di bulan Ramadan, serta dapat menghapuskan dosa-dosa yang telah berlalu.
Penulis Ma’in Editor ‘Aalimah Qurrata A’yun