
PWMU.CO – Kuliah tujuh menit (Kultum) di sela shalat tarawih dan witir Masjid Al-Falah Jalen, Genteng, Banyuwangi, pada Senin (24/03/2025) membahas tentang Empat Keutamaan Bulan Ramadan.
Sesuai jadwal, pemateri kultum kali ini disampaikan oleh sekretaris Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Jalen, Bastomi Sunaryo, sudah menjadi tradisi Masjid Al-Falah Jalen untuk penyampaian kultum dilaksanakan usai shalat tarawih sebelum shalat witir selama satu bulan penuh.
Untuk pemateri kultum melibatkan seluruh unsur mulai dari pemuda, pengurus takmir, pengurus PRM, hingga para sesepuh. Untuk para sesepuh dijadwal dalam presentase yang lebih sedikit.
Empat Keutamaan Bulan Ramadan
Sebelum menyampaikan kultumnya, Bastomi membacakan perolehan infak selama Ramadan dan berdoa semoga shadaqah ini dilipat gandakan nilai pahalanya oleh Allah SWT.
Selanjutnya, Bastomi mengutip pendapat ulama dari salah satu buku berjudul Berpuasa Seperti Rasulullah karya Salim Al-Hilali, mengungkapkan bahwa sedikitnya ada empat keutamaan bulan Ramadan di antaranya ialah:
- Pengampunan segala dosa, di mana pintu taubat dibuka lebar-lebar oleh Allah SWT. Mengampunkan semua dosa-dosa hamba-Nya yang melakukan ibadah puasa, dalam hadits At-Tirmidzi, Rasulullah menerangkan, “Barang siapa yang melaksanakan ibadah puasa Ramadan hanya karena keimanan, dan semata-mata mengharap ridha-Nya, maka seluruh dosa di masa lampau akan terampuni, man shama ramadhana imanan wahtisaban ghafiru lahu mataqad danbihi.
- Pahala dilipat gandakan, yaitu ibadah sunnah di bulan Ramadan disetarakan dengan ibadah wajib di bulan-bulan biasa, sedangkan ibadah wajib di bulan Ramadan dibayar dengan berlipat ganda.
- Diturunkannya al-Quran, semua ulama sepakat bahwa pertama kali al-Quran diturunkan pada bulan Ramadan. Al-Quran merupakan kitab suci yang diturun Allah SWT ke bumi sebagai kitab suci terakhir di samping sebagai verifikator kitab-kitab sebelumnya yang juga sebagai mukjizat Nabi Muhammad SAW yang didalamnya terdapat petunjuk kebenaran dan keselamatan bagi manusia dalam mengarungi bahtera kehidupan di dunia menuju kehidupan abadi, yakni akhirat.
- Malam Lailatul Qodar sambil mengutip Quran surat al-Qadr, “Lailatul qodri khairum min alfi syahrin” bahwa ada suatu malam yang sangat mulia di mana kemuliannya lebih baik dari pada ibadah seribu bulan atau sebanding dengan delapan puluh tahun.(*)
Demikian tausiyah singkat yang disampaikan oleh Bastomi, dan dilanjutkan denga shalat witir.(*)
Penulis Abdul Muntholib Editor Zahrah Khairani Karim