
PWMU.CO – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Warga Muhammadiyah Sendangagung sebagaimana biasa menggelar shalat Idul Fitri di Kopen atau lapangan sepak bola milik Pemerintah Desa (Pemdes) Sendangagung yang berlokasi di Barat Daya Pondok Pesantren Al-Ishlah Sendangagung Paciran Lamongan Jawa Timur, Senin (31/3/2025).
Gema takbir yang dipimpin Ahmad Nurhadi SH SPd, M Kholil, dan Ahmad Khanif Sa’dullah terus dilantunkan, gelegar suara salon milik SMPM 12 Sendangagung yang dioperasikan Miftah Uchya ini menambah syiar idul Fitri di lapangan yang dekat Makam Suto ini lebih semarak dan sarat makna kemenangan usai Ramadan.
Sejak pukul 05.30 WIB masyarakat hadir ke tanah lapang ini secara berduyun-duyun, ratusan rombongan berbondong-bondong menciptakan jalanan ke arah Desa Sumuran menjadi padat merayap, berjejal dengan dominasi warna putih karena ibu-ibu kebanyakan memakai mukena warna putih.
Tidak hanya warga Muhammadiyah saja yang hadir, warga sekitar Kopen dan warga dari perantauan juga lebih memilih shalat di Kopen dengan berbagai alasan, ada yang milih karena lokasinya dekat, ada juga karena ingin syiar lebih semarak, dan ada juga yang ingin shalat id beda dengan shalat jumatan.
Sebelum imam shalat id maju memimpin, Wakil Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sendangagung Bidang Sosial, Sekar Gondo SPdI berdiri mengumumkan hasil kegiatan zakat fitrah di masjid An-Nur, dan juga aksi sosial yang digelar oleh PRNA.
Di bawah payung langit yang redup, dan mentari seolah enggan terbit di hari nan fitri ini, shalat id dipimpin oleh imam sekaligus khatib yang dihadirkan dari kota Wingko Babat, Jalan Pramuka 145 Kelurahan Babat Kecamatan Babat, Ustadz H Tamam Choiruddin SAg MSi, Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PDM Lamongan.
Dalam khutbahnya, Ketua STTM Bojonegoro yang lahir 8 Juni 1972 ini menguraikan ciri-ciri orang yang muhsin (orang-orang yang baik) berdasar surat Ali Imran 134:
الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ فِى السَّرَّۤاءِ وَالضَّرَّۤاءِ وَالْكٰظِمِيْنَ الْغَيْظَ وَالْعَافِيْنَ عَنِ النَّاسِۗ وَاللّٰهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَۚ .
“Semoga Ramadan ini menjadikan kita golongan orang-orang yang baik,” harap suami Khusnia Rahmawati SAg MPd ini.
Alumnus S2 Ilmu Sosial Universitas Airlangga (Unair) Surabaya yang masih berdarah Laren Lamongan ini juga menguraikan di hadapan jamaah shalat id, bahwa;
“Allah meminta kepada Rasulullah agar menyampaikan kabar gembira bagi orang-orang yang sabar, yakni Allah akan berikan ampunan, rahmat, dan hidayah-Nya, maka itulah sejatinya kemenangan dan kebahagiaan yang sesungguhnya, tegas ayah 3 anak ini. (*)
Penulis Gondo Waloyo Editor Alfain Jalaluddin Ramadlan
