
PWMU.CO – Ribuan jamaah memadati lapangan RTH Maron Genteng Banyuwangi untuk mengikuti shalat Idul Fitri 1446 H, Senin (31/3/2025).
Mereka terdiri warga dan simpatisan Muhammadiyah di Kecamatan Genteng, baik laki-laki maupun perempuan.
Untuk kelancaran prosesi shalat Idulfitri ini, maka panitia yang terdiri Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Genteng bekerjasama menyukseskannya.
Ketua Panitia Pelaksana Shalat Idul Fitri 1446 H/2025 Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Genteng, Ginanjar Aprilia Rizkqoni SHum menyampaikan informasi terkait pelaksanaan shalat Idulfitri ini.
“Kami membentuk beberapa tim yang bertanggung jawab dan bertugas di bagiannya masing-masing,” ujarnya.
Di antara tim tersebut adalah, tim parkir mobil, tim parkir motor, tim pembagi stiker dakwah, tim kaleng infak, tim tertib saf dan tim sound sistem.
Di samping itu kami juga memohon bantuan dari ibu-ibu Aisyiyah dan Nasyiatul Aisyiyah (NA) Genteng untuk mengatur tertibnya saf di bagian jamaah perempuan dan mengawal kaleng infaknya. Untuk ketertiban kegiatan ini, maka setiap panitia diwajibkan menggunakan tanda pengenal.
Sebelum pelaksanaan shalat Idulfitri ini dimulai, panitia memberikan beberapa arahan kepada jamaah agar shalat dapat berlangsung dengan tertib.
Antara lain, jamaah diharapkan menempati saf terdepan terlebih dahulu. Saf berikutnya dimulai dari posisi tengah, lalu diikuti jamaah di sisi kanan dan kirinya. Jamaah diharapkan tidak meninggalkan lapangan hingga khutbah selesai.
Untuk jamaah perempuan dimohon tidak membuka mukena hingga acara selesai. Bagi ibu-ibu yang mengajak anak-anaknya diharapkan untuk tetap mampu menjaga kondusifitas acara ini demi ketertiban ibadah.
Pelaksanaan prosesi shalat Idulfitri ini dimulai pukul 6.30 Wib. Shalat berlangsung dengan khidmat dan khusyuk. Dilanjutkan dengan khutbah Idulfitri. Bertindak sebagai imam dan khatib adalah Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jember, Kusno SAg MPdI yang membawakan tema Melestarikan Nilai-nilai Ramadan dalam Kehidupan Sehari-hari.
Menurutnya, di antara nilai-nilai Ramadan tersebut adalah hidup beribadah dengan ikhlas, kesabaran dan ketabahan, kemurahan dan kepedulian, ketaatan dan kedisiplinan, serta kesadaran dan merefleksikan.
Penulis Taufiqur Rohman Editor Alfain Jalaluddin Ramadlan