Semangat ekonomi berkemajuan tampak menyala di langit Tulangan, Sidoarjo, Ahad (26/10/2025). Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tulangan bersama Lembaga Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LP-UMKM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur menggelar Tabligh Akbar sekaligus peresmian distributor resmi produk unggulan Muhammadiyah, AC-MU dan IT-MU.
Bertempat di Desa Kemantren, acara ini menjadi momentum bersejarah bagi gerakan ekonomi Muhammadiyah. Betapa tidak, pada hari peresmian saja, sebanyak 50 unit AC-MU langsung terjual ludes diborong para jamaah dan tamu undangan.
Peluncuran Bersejarah Produk Karya Anak Bangsa
Ketua LP-UMKM PWM Jawa Timur H. Imam Sugiri, S.T., M.M. menyampaikan rasa syukur sekaligus kebanggaannya. Menurutnya, kehadiran produk AC-MU dan IT-MU adalah bukti nyata bahwa Muhammadiyah telah melangkah maju dalam bidang kemandirian ekonomi.
“Hari ini menjadi hari bersejarah. Kita meresmikan distributor resmi produk AC-MU dan IT-MU di wilayah Sidoarjo. Keduanya adalah karya anak bangsa yang menjadi bagian dari gerakan ekonomi umat,” ujar Imam Sugiri dalam sambutannya.
Tak lupa, ia juga menyapa dua tokoh penting yang hadir dalam kesempatan itu:
Satu, Hajriyanto Y. Thohari, mantan Duta Besar RI untuk Lebanon sekaligus tokoh Pemuda Muhammadiyah.
Dua, Tony Firmansyah, Ketua LP-UMKM PP Muhammadiyah, yang dikenal sebagai sosok pembimbing dan penggerak ekonomi umat.
“Beliau ini yang membimbing kami hingga UMKM Jawa Timur berkembang pesat,” tambah Imam Sugiri.
Imam Sugiri dengan semangat mengingatkan bahwa gerakan ekonomi umat perlu mendapat dukungan nyata dari semua lini, termasuk para kader yang kini duduk di legislatif.
“Kita harap kader Muhammadiyah di DPR mulai mengalokasikan dana jasmas untuk membeli produk AC-MU dan IT-MU bagi masjid-masjid Muhammadiyah. Ini bagian dari jihad ekonomi kita,” tegasnya disambut tepuk tangan jamaah.
Lebih lanjut, Imam Sugiri mengapresiasi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) yang berkomitmen menggunakan AC-MU untuk kebutuhan rumah sakit pendidikannya.
“Muhammadiyah harus jadi pelopor ekonomi mandiri. Produk AC-MU dan IT-MU bukan sekadar simbol, tapi langkah nyata agar Persyarikatan berdiri di atas kaki sendiri,” ujarnya penuh keyakinan.
Dimeriahkan Pameran dan Kemitraan AUM
Selain tabligh akbar, kegiatan ini juga dimeriahkan pameran produk unggulan UMKM warga Muhammadiyah Tulangan, serta stand promosi dari berbagai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).
Acara ditutup dengan penyerahan simbolis kemitraan distributor AC-MU dan IT-MU, serta penandatanganan komitmen bersama beberapa perguruan tinggi Muhammadiyah seperti UMSIDA, Universitas Muhammadiyah Gresik, dan Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS) untuk mendukung dan menggunakan produk tersebut.
Tabligh Akbar ini sekaligus menegaskan bahwa Muhammadiyah tidak hanya kuat di bidang pendidikan dan dakwah, tetapi juga siap menjadi kekuatan besar dalam ekonomi umat yang berdaya dan mandiri.
“Kemandirian ekonomi adalah bagian dari dakwah. Kita tidak hanya menyeru kebaikan, tapi juga menyiapkan instrumen nyata untuk kesejahteraan umat,” pungkas Imam Sugiri. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments