Ada Keajaiban dalam Gerakan Shalat yang Dilakukan dengan Ikhlas dan Benar

181
Hikmah Press
Suasana pengajian yang digelar di halaman Masjid At Taqwa Keduyung. (Slamet Hariadi/PWMU.CO)

PWMU.CO – Masjid At Taqwa Desa Keduyung, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan yang terletak di tepi Bengawan Solo menggelar pengajian menjelang Ramadhan, Selasa (15/5/18) malam. Kegiatan itu sekaligus bagian dari GM3 yaitu Gerakan Memakmurkan Masjid Muhammadiyah.

Dalam pengajian yang diikuti 150-an peserta itu, bertindak sebagai penceramah adalah Ketua Majlis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan Ustadz Masroin Assafani yang membawakan materi bertema “Keajaiban Gerakan Shalat”.

iklan

Menurut Ustadz Roin—panggilan akrabnya—tujuan shalat adalah untuk mengingat Allah sebagaimana terdapat dalam Surat Thaha Ayat 14, “Sesungguhnya Aku ini adalah Allah. Tidak ada tuhan selain Aku. Maka sembahlah Aku dan dirikan shalat untuk mengingat Aku.”

Oleh karena itu, pesan dia, melakukan shalat itu harus ikhlas, baik, dan benar. “Jika memenuhi unsur itu, banyak manfaat yang bisa diambil dari gerakan gerakan shalat, termasuk dari sisi kesehatan,” ujarnya.

Dengan mengutip Surat Annisa Ayat 103, “Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”, dia menjelaskan bahwa ada empat unsur utama shalat yaitu berdiri, rukuk, sujud dan duduk. Menurut dia, masing-masing posisi itu memiliki ‘keajabian’.

Dalam posisi berdiri misalnya, ada empat titik sehat, yaitu meringankan sakit pada jari kaki, pergelangan kaki, lutut, dan punggung.

Ustadz Roin juga menerangkan posisi berdiri yang memiliki beberapa manfaat, yaitu melancarkan aliran darah getah bening, aliran darah menjadi kaya oksigen dan lancar mengalir ke seluruh tubuh.

Soal rukuk, dia menerangkan, ada empat titik sehat, yaitu meringankan sakit pada jari kaki, engkel lengan kaki, lutut, dan tulang panggul. “Selain itu, rukuk bermanfaat untuk keseimbangan darah jantung ke otak, menjaga fungsi syaraf pusat dan syaraf tepi, menjaga syaraf penglihatan, dan, menjaga sirkulasi darah ke otak besar,” terangnya.

Selain menjelaskan mandaat saat berdiri, Ustadz Roin juga menguraikan manfaat sujud, duduk, dan saat bersedekap. Penjelasan yang disertai gambar-gambar yang ditampilkan melalui layar LCD membuat jamaah mendapatkan sesuatu yang baru. (Slamet Hariadi)