Lika-Liku Hidup Ketua Muhammadiyah Madiun, dari Tukang Cuci Piring hingga Bangun Perusahaan dengan Seribu Karyawan

1357
Hikmah Press
Sutomo ST Ketua PDM Kota Madiun (kanan) bersama istrinya, Sri Sumarsih Spd.

PWMU.CO – Modal itu nomor dua, yang terpenting adalah punya kemauan, keyakinan, dan kepercayaan. Demikian tips sukses yang disampaikan Sutomo ST, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Madiun saat ditemui PWMU.CO di kediamannya, Ahad malam (24/6/18) di Jl Margobawero, Kota Madiun.

Sutomo merupakan salah seorang yang punya andil dalam membesarkan Muhammadiyah di Kota Madiun. Sebagai pengusaha sukses, dia telah banyak memberi masukan, dorongan juga inspirasi di kalangan pemuda dimana dia tinggal.

iklan

Kepada PWMU.CO, pria berusia 57 tahun itu menceritakan bagaimana perjalanan hidupnya. Sampai dia berhasil menjalankan usahanya yang dimulai dari nol dan kini sudah mempunyai 1000 karyawan.

“Saya bekerja sesuai dengan keahlian saya. Dulu awalnya ikut kontraktor, ikut orang pasang listrik. Ya, naik-naik gitu, wong tukang listrik. Sebelum ikut kontraktor, saya juga pernah kerja di rumah makan, tukang cuci piring,” kenang Sutomo.

Baca Juga:  Antar 11 Anaknya Sukses melalui Pendidikan: Mengenang Kepergian Siti Muawanah, Ibunda Prof Zainuddin Maliki

Pria kelahiran Ponorogo itu mengaku pernah bekerja di 4 perusahaan. Setelah berpindah – pindah kerja, dia kemudian berkeinginan untuk memulai usaha sendiri.

“Dengan modal pengalaman di empat perusahaan itu, saya punya keyakinan bisa membuat perusahaan sendiri. Saat itu saya tidak punya modal dana, tapi hanya yakin dan terus berusaha. Akhirnya mendapat kepercayaan dari penyandang dana,” tutur Ketua PDM yang konsentrasi dalam pengembangan Amal Usaha Muhammadiyah itu.

Karena keuletannya, suami Sri Sumarsih itu kini memiliki tiga perusahaan dengan 1000 karyawan. “Alhamdulillah setelah berusaha sendiri. Atas kehendak Allah kami punya tiga perusahaan; PT Nusantara Surya Gemilang, PT Anugrah Putra Permana dan PT Jaya Mandiri,” jelas pria tiga anak yang juga dipercaya sebagai ketua Asosiasi Pengusaha Elektrika Jawa Timur ini. (Uzlifah)