
PWMU.CO – Sosok satu ini patut menjadi inspirasi bagi generasi muda Muhammadiyah. Irwan Hartono, atau lebih dikenal dengan nama pena Alexs Mac, baru saja menerima penghargaan bergengsi sebagai Kontributor Terproduktif Kedua PWMU Award 2025, Sabtu (17/5/2025).
Meski baru bergabung selama tujuh bulan sebagai kontributor di portal dakwah PWMU.CO, kiprahnya dalam dunia jurnalistik begitu menonjol.
Lulusan SMA Muhammadiyah 1 Blitar ini memang tidak memiliki latar belakang pendidikan jurnalistik formal. Selepas SMA, Alexs hanya mengenyam pendidikan satu tahun di bidang informatika. Namun, semangat belajarnya yang tinggi membuatnya cepat beradaptasi dalam dunia tulis-menulis yang membutuhkan ketelitian, kecepatan, dan kejujuran.
“Menjadi jurnalis itu tidak mudah. Kita harus bisa menyajikan berita yang relevan, jujur, independen, dan adil. Dan yang tak kalah penting, berita itu harus mampu mendidik dan membawa manfaat,” ungkapnya.
Kesadaran itulah yang terus membimbing Alexs dalam setiap peliputan. Baginya, sebuah berita bukan sekadar informasi, tetapi juga sarana dakwah dan pendidikan. Karena itu, meskipun memiliki kesibukan lain, Irwan tetap menyempatkan diri menulis dan mengirimkan berita secara konsisten.
Di luar aktivitas jurnalistiknya, Irwan juga aktif sebagai marketing di RS Islam Aminah Blitar, rumah sakit yang berada di bawah naungan Muhammadiyah. Di institusi kesehatan tersebut, Irwan memegang peran penting dalam membangun jejaring dan komunikasi publik.
Selain itu, ia juga dikenal aktif dalam komunitas BikersMu (Bikers Muhammadiyah), sebuah komunitas dakwah yang menjadikan sepeda motor sebagai sarana silaturahmi dan syiar Islam di jalanan.
Bergabungnya Irwan dengan BikersMu menjadi bukti bahwa dakwah tidak harus selalu dilakukan di atas mimbar. “Lewat komunitas ini, kami menyampaikan dakwah sambil riding, mengadakan bakti sosial, kajian, hingga aksi kemanusiaan,” tuturnya.
Penghargaan PWMU Award 2025 yang diterima Sabtu lalu di Malang menjadi salah satu capaian penting dalam perjalanan jurnalistiknya. Namun, Alexs menyebut bahwa penghargaan ini bukanlah tujuan akhir.
“Ini adalah pengingat untuk terus belajar dan menulis. Saya hanya ingin menjadi bagian dari orang-orang yang menyebarkan kebaikan lewat tulisan,” pungkasnya.
Dengan komitmen, konsistensi, dan semangat dakwahnya, Alexs Mac membuktikan bahwa siapa pun bisa memberi dampak besar bagi umat—asal mau belajar, berkontribusi, dan menyalakan cahaya lewat pena dan aksi nyata.
Penulis Wahyu Hidayanto Editor Zahra Putri Pratiwig






0 Tanggapan
Empty Comments