Dag-dig-dug saat Terpilih Jadi Nakhoda Baru, Siap Bangkitkan Nasyiah Bungah Yang ‘Tertidur’ Delapan Tahun

119
Hikmah Press
Ketua sebelumnya, Nusbatul Laili (kiri), menyerahkan bendera Nasyiah kepada Imroatul Khasanah sebagai tanda serah terima jabatan. (Tari/PWMU.CO)

PWMU.CO – Nasyiatul Aisyiyah (Nasyiah) Bungah, Gresik, telah menetapkan Imroatul Khasanah sebagai nakhoda baru periode 2016-2020 melalui Musyawarah Cabang (Musycab) VI, Selasa (11/9/18).

“Kaget, dag-dig-dug, campur aduk rasanya,” ucapnya singkat saat ditanya perasaannya mengemban amanah.

iklan

Iim—panggilan akrabnya—mengaku akan segera membenahi struktur pimpinan agar roda organisasi bisa segera berjalan, setelah delapan tahun ‘tertidur’.

“Nasyiah Bungah sudah pasif dua periode ini,” ucapnya. Periodisasi kepemimpinan Nasyiah adalah empat tahun.

Oleh karena itu, menurutnya, agenda terdekat, selain menyusun pimpinan, adalah silaturahmi ke Ranting-ranting Nasyiah di Kecamatan Bungah sambil mencari kader-kader baru.

Staf Tata Usaha Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) ini berharap tidak hanya di Cabang, tetapi di Ranting-Ranting Nasyiah se-Kecamatan Bungah banyak anggota yang bisa aktif.

“Jujur saja dari lima Ranting yang ada, hanya dua Ranting yang bisa mengirim peserta sesuai undangan. Dua Ranting hanya mengirim dua peserta Musycab, dan satu Ranting tidak hadir. Alhamdulillah satu Ranting yang akan dibentuk dapat mengirim tiga peserta,” keluh ibu dari Dahlan Maulana El-Azzam dan Dahnil Rasyied El-Azzam itu.

Istri dari Moh Zamroni ini bersyukur, suami sangat mendukung dan memotivasi bahwa dirinya mampu menjadi ketua.

“Ketika pulang dari acara Musycab, inginnya saya yang bercerita. Tetapi ternyata saya yang dibuat kaget karena suami mengucapkan ‘Selamat buat bunda atas terpilihnya menjadi Ketua Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah Bungah’, katanya mendahului saya,” ungkap Iim.

Imroatul Khasanah resmi mengemban amanah sebagai nakhoda Nasyiah Bungah setelah melalui rapat formatur yang terdiri dari sembilan orang yang mendapat suara terbanyak saat pemilihan, mereka adalah:
1. Imroatul Khasanah 36 suara
2. Maya Ilmiah 35 suara
3. Rita Fajriyah 34 suara
4. Rahmi Maulidiyah 28 suara
5. Yana Firna Aisyiyah 28 suara
6. Iffah Nihayati 23 suara
7. Lisdah Nisfiyatur R 22 suara
8. Wahyu Setyaning Ati 21 suara
9. Vivi Novita Sari 18 suara

Semangat albirru manittaqa! (Ria Eka Lestari)