
PWMU.CO – Sejumlah tenaga pengajar dan tenaga kependidikan (tendik) Universitas Muhammadiyah Madiun (Ummad) yang akan berubah menjadi Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT) memperoleh Beasiswa Tes TOEFL ITP Paper-Based dari Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.
Dalam penyelenggaraan Beasiswa TOEFL ITP Paper-Based ini Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah bekerja sama dengan Indonesia International Education Foundation (IIEF).
Program Beasiswa Tes TOEFL ITP Paper-Based yang diikut dosen dan tendik Ummad dilaksanakan di Sentra 3 (Jawa) bertempat di Language Training Centre, UMY, Jumat-Sabtu (2-3/5/2025).
Dosen dan tendik Ummad tersebut berasal dari Prodi Lingkungan dua orang, Prodi Biokewirausahaan, Prodi Kesejahteraan Sosial, Prodi Informatika, dan Prodi Ilmu Komunikasi masing-masing satu dosen, serta dua orang tenaga kependidikan.
Adapun dosen dan tendik Ummad yang mendapat Beasiswa Tes TOEFL ITP Paper-Based di antaranya:
- Galuh Munika Setyaningsih (Tendik)
- Arif Hidayat (Tendik)
- Lies Wuryanita Adriyani (Prodi Lingkungan)
- Rizky Ainuna Wijaya (Prodi Lingkungan)
- Gabriella Vindy Kawuri (Prodi Informatika)
- Santosa Pradana Putra Setya Negara (Prodi Biokewirausahaan)
- Muhammad Rifa’at Adiakarti Farid (Prodi Kesejahteraan)
- Fajar Istikomah (Prodi Ilmu Komunikasi)
Muhammad Rifa’at Adiakarti Farid menjelaskan, 8 dosen dan tendik Ummad tersebut sebelumnya telah lolos hasil penilaian tim Beasiswa Tes TOEFL ITP Paper-Based Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah bersama IIEF.
Syarat untuk dapat memperoleh beasiswa Test TOEFL ITP ini adalah peserta merupakan kader Muhammadiyah atau juga civitas akademika PTMA serta alumni PTMA.
“Peserta akan melanjutkan pendidikan S2 atau S3 baik dalam negeri maupun luar negeri. Syarat lainnya peserta punya sertifikat kemampuan bahasa Inggris (jika ada),” ujar Rifa’at.
Menurut Rifa’at, manfaat beasiswa TOEFL ITP ini bagi dosen dan tendik Ummad adalah mereka dapat memperoleh sertifikat TOEFL ITP by ETS, serta dapat mengikuti pelatihan dan TOEFL
“Dengan lolos persyaratan beasiswa Test TOEFL ITP ini kita mengikuti klinik kepelatihan (coaching clinic) dan test TOEFL selama dua hari,” ujar Rifa’at (3/5/2025).
Tendik Ummad, Arif Hidayat menyampaikan, saat mengikuti coaching clinic, peserta diberi penjelasan mengenai contoh soal 3 keterampilan bahasa Inggris, yaitu listening (mendengar), structure (struktur), serta reading (membaca).
“Peserta juga diajari strategi menjawab soal-soal tes TOEFL,” ujar Arif Hidayat.(*)
Penulis Pujoko Editor Zahrah Khairani Karim


0 Tanggapan
Empty Comments