Ketika Bunyi Serangga Rowe-Rowe Khas Bawean Nyaring di Gresik Daratan

453
Pasang Iklan Murah
Penampilan tim perkusi SMKM 4 Bawean. (MN/PWMU.CO)

PWMU.CO – Spirit luar biasa hadir dari salah satu peserta lomba Percussion Music Creativity dalam Festival Faqih Usman (FFU) Ke-3, di Hall Sang Pencerah Universitas Muhammaiyah Gresik (UMG), Sabtu, (2/3/19). Mereka ini adalah tim perkusi dari SMK Muhammadiyah 4 Daun Kecamatan Sangkapura, Bawean, Kabupaten Gresik.

FFU Ke-3 diselenggarakan atas kerja sama antara Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Gresik dengan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) UMG.

iklan

Tim perkusi sekolah berjulukan SMK Muda Bawean yang berjumlah delapan personil ini tampil dengan membawa sebuah musik khas Bawean yaitu Mandiling.

Ada dua lagu yang dibawakan yaitu lagu wajib mars Sang Surya dan lagu pilihan berjudul Rowe-Rowe khas Bawean.

Misfar Andika, vokalis dari tim perkusi ini menyampaikan, lagu yang dibawakan terinspirasi dari bunyi salah satu hewan semacam serangga khas Bawean yang hidup di hutan. “Kami biasanya menyebutnya dengan hewan Rowe-rowe,” terang Misfar kepada PWMU.CO

Siswa kelas 11 Jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) ini mengaku grogi tampil dalam FFU Ke-3. “Saya merasa deg-degan, ini pengalaman pertama kali tampil di luar Pulau Bawean.” ujarnya.

Namun, menurutnya, tim perkusi SMK Muda Bawean ini hadir di FFU dengan misi besar untuk memperkenalkan budaya Bawean kepada masyarakat yang lebih luas, yakni di Gresik daratan. “Dan juga dalam kompilasi lagu ini kami pingin memuji dan mendoakan persyarikatan Muhammadiyah,” terang Misfar.

Sementara itu Hasin Khaluqi, guru seni sekaligus pembina tim perkusi SMK Muda Bawean ini menyampaikan persispan mengikuti lomba ini sangat singkat. “Hanya tiga hari mengingat anggota timnya beberapa sedang melakukan praktik kerja ndustri di beberapa titik di Kota Gresik.

Namun, sambungnya, kami tetap bahagia bisa membawa khas budaya Bawean tampil di event ini. “Makanya kami tampil dengan membawa peralatan dan pakaian khas Bawean,” jelas Hasin.

Perjuangan tim perkusi SMK Muda Bawean tidak sia-sia. Penampilan mereka akhirnya diganjar dengan gelar juara II. Sementara juara I diraih SMA Muhammadiyah 6 Balongpanggang, dan juara III SMP Muhammadiyah 12 GKB.

Salah satu anggota tim perkusi SMKM 4 Bawean menerima piala dari panitia.

Inilah lirik lagu Rowe-rowe yang ditampilkan oleh tim perkusi SMK Muda Bawean.

Para hadirin, hadirin yang berbahagia
Juga tidak lupa dewan juri yang baik hati

Inilah orkes budaya orang Bawean
Orkes mandiling namanya, ini namanya

Anak keling membeli nangka muda
Makan sebiji kawan, makan bersama
Musik Mandiling dari SMK Muda
Budaya asli Bawean, orang Bawean

Kalau ke geli ambillah janur
Kalau ke tasik ambillah ikan
Klw Bali punya si pantai sanur
Kalaulah Gresik punya pukau Bawean

Kalau siang mana rembulan
Kalau malam mana mentari
Harapan kami ke depan, semoga ke depan Semoga Muhamamdiyah lebih maju lagi

Kalau ada sumur di ladang
Bolehlah kita menunpang mandi
Kalaulah ada umur yang panjang
Bolehlah kita berjumpa lagi

Terima kasih kami ucapkan
Sudah berkenan menonton kami
Burung irian burung cendrawasih
Cukup sekian dan terimakasih. (Anis Shofatun)