Dengan Sehelai Kertas Guru Bisa Menjelaskan Bilangan Pecahan ke Murid

185
Pasang Iklan Murah
Arif/pwmu.co
Enik Chairul Ummah, kiri, dengan guru SD Mumtaz Sri Suryani mempraktikkan media pembelajaran berhitung pecahan dengan kertas lipat.

PWMU.CO-SD Muhammadiyah 1 dan 2 Taman Sidoarjo menggelar workshop guru dan karyawan, Rabu (27/3/2019). Workshop diikuti 94 peserta dengan narasumber Enik Chairul Ummah MSi MPd. Topiknya membahas desain pembelajaran yang menyenangkan: Joyfull Learning.

Enik Chairul Ummah menyampaikan, Joyfull Learning merupakan pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dengan membangkitkan minat belajar siswa. ”Tanpa ada tekanan dan tercipta kebahagiaan pada diri siswa,” katanya.

iklan

Kepala SD Muhammadiyah 1 Pucanganom Sidoarjo itu mengatakan, ada dua aspek yang perlu diperhatikan guru. Pertama, bagaimana cara mendesain ruang kelas yang menyenangkan.

”Mendesain ruang kelas tidak hanya seperti dalam bis kota. Semua siswa duduk rapi menghadap ke depan semua,” tuturnya.

”Tetapi boleh beraneka ragam model desain tempat duduk yang inovatif. Ini akan memengaruhi minat dan gairah siswa dalam belajar,” sambungnya.

Kedua, seorang guru harus mampu membuat media pembelajaran bersama siswa yang menyenangkan. ”Media pembelajaran yang menyenangkan yang mudah dibuat, mudah digunakan guru maupun siswa, murah biayanya, aman bagi siswa, bila dipraktikkan maksimal hasilnya,” ujarnya.

Dia mencontohkan, sehelai kertas bisa dipakai menjelaskan bilangan pecahan dalam pelajaran berhitung. Satu helai kertas mewakili satu. Jika diparo menjadi setengah. Dipecah lagi berubah menjadi seperempat.

Kepala SD Mumtaz Rahadian Arif Rahman mengatakan, upgrading sumber daya manusia terus dilakukan, karena ilmu pengetahuan berkembang. ”Kita harus menjadi agen perubahan dalam bidang pendidikan terutama dalam memberikan pendidikan yang terbaik melalui pembelajaran yang menyenangkan,” katanya. (Arif Yuli Purwanto)