Baitul Arqam Diisi dengan Bukber Bersama Anak Panti

120
Pasang Iklan Murah
Anak anak panti Nyi Walidah menikmati takjil saat buka bersama. (Muriyono/pwmu.co)

PWMU.CO-Acara Baitul Arqam SD Muhammadiyah 11 Surabaya (SD Muhlas) diisi buka bersama dengan anak-anak Panti Asuhan Nyai Walidah Krembangan di sekolah, Rabu (8/5/2019) sore.

Acara dengan tema Ramadhan Ceria dengan Berbagi Mempererat Tali Silaturrahim diikuti seluruh siswa kelas 5 berkumpul di halaman sekolah di Dupak Bangunsari. Begitu anak-anak panti dari Dupak Bandarrejo ini datang bersama pembinanya, langsung disambut dengan sukacita.

Mereka  duduk di depan sebelah kanan dan kiri. Acara dimulai pada pukul 16.15 dibuka dengan murajaah surat Al Qalam dipandu oleh guru Al Islam Ustad Fauzan Muslim. Seluruh siswa, guru dan anak anak panti menirukan bacaan Ustadz Fauzan.

Kepala Sekolah Irwan SPd MPdI memberikan sambutan. ”Puasa Ramadhan membentuk anak-anak hebat dan beriman. Buktinya Allah swt memanggil khusus orang yang beriman dalam perintah puasa Al Baqarah 183,” katanya.

Berjalan mendekati salah satu siswa Ustad Irwan bertanya,”Siapa yang berani makan sekarang apa pun yang diminta akan saya belikan dan saya beri hadiah Rp 1 juta,” katanya.

Sontak siswa perempuan bersorak. ”Tidak ada yang mau kan. Ini sebagai bukti kecil anak hebat. Beriman dan berpuasa. Tak goyah dengan iming-iming,” tuturnya.

Irwan manambahkan, lakukan ibadah puasa ini dengan sungguh sungguh agar mendapat predikat takwa dan Allah swt memasukkan ke dalam surga.

Wali murid kelas 5 Bunda Kalila mengatakan, atas nama wali murid kelas 5 merasa sangat senang dengan kegiatan sore hari ini. Sangat berterima kasih sudah mendidik serta mengajarkan rasa empati anak anak terhadap sesama.

Acara dilanjutkan penyerahan simbolik donasi yang dihimpun oleh paguyuban kelas selama tiga hari menjelang puasa Ramadhan. Untuk menambah semangat ibadah ada ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Ahwan Hamid SPd MPdI.

Dia menyampaikan, empat golongan orang yang dirindukan surga. Pertama  orang yang rajin membaca Alquran. Kedua, orang yang selalu menjaga lisannya (hafizhil lisan). Ketiga, orang yang memberi makan orang kelaparan (muth’imilji’an). Keempat, orang yang berpuasa di bulan Ramadhan (shaimi fi syahri Ramadhan).

Acara ditutup dengan doa dan pembagian bingkisan kepada 50 anak anak panti. Di tempat terpisah 8 perwakilan siswa, guru dan beberapa walimurid mengadakan takjil on the road di sekitar Jalan Demak. Kemudian diilanjutkan buka bersama dan shalat maghrib berjamah di Mushala Al Jaddid. (Muriyono)