TK Aisyiyah di Kaki Bromo Ini Bagikan Ribuan Takjil

184
Pasang Iklan Murah
Dengan dibantu gurunya, Hilmi berupaya memberikan takjil kepada pengguna jalan (Kung Ridho for PWMU.CO)

PWMU.CO – Kepedulian pada sesama tidak hanya dominasi orang dewasa. Anak-anak pun bisa melakukannya. Seperti dibuktikan oleh siswa Kelompok Bermaian (KB) dan Taman Kanak-Kanak (TK) Aisyiyah Ketangi, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, yang berada di kaki Gunung Bromo.

Sebanyak 12 siswa KB/TK tersebut ditemani oleh guru dan orangtuanya Kamis (16/5/19) sore, bersiap di salah satu jalan utama di Desa Purut Kecamatan Lumbang untuk membagikan 468 paket takjil buka puasa bagi para pengguna jalan.

Mereka pun menyambut gembira ketika anak-anak kecil itu dengan sigap memberikan takjil. “Terima kasih adik-adik yang baik hati,” ujar salah seorang pengguna jalan yang menerima pemberian Hilmi, salah satu siswa peserta tebar takjil.

Pemilik nama lengkap Muhammad Habibi Abizar Hilmi Ramadhan itu tetap semangat meski harus diangkat oleh gurunya, Siti Mahrufa, untuk memberikan takjil kepada pengguna jalan yang mengendarai mobil.

Sementara itu, Naning Susanti, ibunda Hilmi tersenyum puas melihat kesigapan putranya. “Alhamdulillah putra saya bisa ikut dan berlatih berbagi,” ujar Naning.

Sebelum berbagi, peserta tebar takjil menyempatkan foto bersama (Kung Ridho for PWMU.CO)

Kepala KB/TK ABA Ketangi Rumanisih SPd PAUD menyampaikan, program tebar takjil ini bekerja sama dengan Lazismu Kabupaten Probolinggo dan sudah memasuki tahun keempat. “Terima kasih kepada Lazismu dan orang tua siswa yang sangat mendukung program ini,” ujarnya.

Menurut Rumanisih kegiatan ini bertujuan untuk melatih anak peduli sesama dan memberikan pengalaman pada anak bahwa memberi itu membahagiakan. “Sekaligus sebagai wahana sosialisasi atau promosi sekolah kepada masyarakat,” ungkap dia.

Dihubungi melalui WhatsApp Jumat (17/5/19), Ketua Lazismu Kabupaten Probolinggo, Ahmad Ridho Pambudi menyatakan siap dan selalu mendukung program-program Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang berkaitan dengan filantropi.

“Apalagi seperti di Lumbang ini masyarakatnya sangat beragam. Muhammadiyah perlu selalu hadir agar lebih dikenal eksistensinya, baik lembaga pendidikan maupun lembaga sosialnya,” ujar Kung Ridho, sapaan akrabnya.

Program tebar takjil ini dilaksanakan 10-29 Mei 2019 di lima desa di Kecamatan Lumbang dan satu desa di Kecamatan Sukapura. “Per titik pembagian berkisar 300-600 paket. Kecuali di Lumbang yang merupakan lokasi sekolah bisa sekitar 1000 paket,” jelas Kung Ridho. (Sugiran)