Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Abdul Mu’ti di Masjid Al Jihad: Ketika Masjid Bukan Hanya Tempat Ibadah, tetapi Ruang Layanan Umat

Iklan Landscape Smamda
Abdul Mu’ti di Masjid Al Jihad: Ketika Masjid Bukan Hanya Tempat Ibadah, tetapi Ruang Layanan Umat
Abdul Mu'ti saat memberikan tausiyah di malam CRM Award VI di Masjid Al Jihad Banjarmasin. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Malam itu, Masjid Al Jihad Banjarmasin tampak lebih semarak dari biasanya. Ribuan jamaah memadati ruang utama masjid yang berdiri gagah di pusat kota. Dalam rangkaian Cabang, Ranting, dan Masjid (CRM) Award VI 2025, masjid ini berkesempatan menghadirkan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah sekaligus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed, untuk mengisi Kajian Umum, Jumat (14/11) malam.

Abdul Mu’ti datang dengan senyum hangat, menyapa satu per satu tamu yang berdiri menyambutnya. Dalam pembukaannya, ia mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan bertemu langsung dengan jamaah Masjid Al Jihad, masjid yang, menurutnya, telah dikenal sebagai contoh baik pelayanan umat.

“Ini contoh bagaimana masjid yang makmur dan memakmurkan,” ujarnya, disambut anggukan dan senyuman para jemaah.

Tentang “Masjid Tua” dan Kebutuhan Baru

Di hadapan jamaah, Abdul Mu’ti mengangkat isu menarik mengenai adaptasi masjid terhadap perubahan zaman. Ia memulai dengan gurauan tentang istilah masjid tua.

“Masjid tua itu maknanya dua. Yang pertama, masjidnya memang tua. Yang kedua, jamaah-jamaahnya sudah tua,” katanya, membuat ruangan pecah oleh tawa ringan.

Namun di balik candanya, terselip pesan penting: perkembangan fasilitas masjid kini harus mengikuti kebutuhan jamaah, terutama lansia. Ia mengaku tak pernah membayangkan bahwa fasilitas seperti kursi roda, kursi istirahat, hingga kacamata baca akan menjadi kebutuhan dasar di masjid.

“Fasilitas yang dulu tidak pernah saya bayangkan, itu sekarang memang diperlukan,” ujarnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Ia kemudian menyoroti fasilitas backrest yang disediakan Masjid Al Jihad untuk jamaah lanjut usia. Menurutnya, inovasi semacam ini mencerminkan perhatian terhadap kenyamanan ibadah dan kegiatan belajar Al-Qur’an. Demikian pula dengan kursi khusus lansia yang kini hadir di banyak masjid—bukan sekadar pelengkap, tetapi solusi nyata bagi jamaah yang kesulitan berdiri setelah sujud.

Menjelajah Expo

Sebelum meninggalkan masjid, Abdul Mu’ti menyempatkan diri mengunjungi Expo CRM Award VI yang menghadirkan stand cabang, ranting, dan masjid dari seluruh Indonesia. Suasananya meriah, penuh kreativitas dan inovasi pelayanan umat.

Di beberapa stand, ia bahkan diminta mencoba fasilitas yang dipamerkan, termasuk photo booth yang menjadi daya tarik para pengunjung. Para peserta expo pun tak melewatkan kesempatan untuk meminta Abdul Mu’ti menuliskan nama dan pesan singkat di buku tamu mereka.

Kehadirannya tak hanya membawa inspirasi, tetapi juga energi baru bagi para penggiat masjid se-Indonesia yang sedang berlomba menampilkan karya terbaiknya dalam memakmurkan umat. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu