Suasana Ahad pagi (30/11/2025) di Masjid Ar-Royyan Muhammadiyah Buduran terasa berbeda. Sejak matahari terbit, halaman dan serambi masjid telah dipadati jamaah yang hadir mengikuti Pengajian Spesial Milad ke-113 Muhammadiyah. Selain pengajian, acara juga diramaikan dengan donor darah dan cek kesehatan gratis, menjadikannya momentum religi yang sekaligus sarat manfaat sosial.
Kegiatan yang digelar oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Buduran bersama PC Aisyiyah, PC Pemuda Muhammadiyah, PC Nasyiatul Aisyiyah, dan Takmir Masjid Ar-Royyan ini berlangsung hangat, penuh kekeluargaan, dan mencerminkan semangat menebar kebermanfaatan.
Pengajian Spesial: Tausiyah yang Mengena dari Gus Ibnu Yusuf
Pengajian kali ini menghadirkan Gus Ibnu Yusuf bin Kholil, da’i muda Muhammadiyah sekaligus Pengasuh Majelis Taklim Ngaos Tarik. Kehadirannya membuat jamaah semakin antusias memenuhi masjid sejak pagi. Tausiyah yang disampaikan dengan gaya segar dan mudah dipahami mendapat respons positif dari jamaah berbagai kalangan.
Donor Darah Bersama RSUD Sidoarjo
Di sisi lain masjid, antrean peserta donor darah tampak mengular. Kegiatan hasil kerja sama PCM Buduran dengan RSUD Sidoarjo ini disambut antusias oleh jamaah yang ingin berkontribusi melalui donor darah.
Para pendonor merasa bangga dapat berpartisipasi. Mereka meyakini bahwa setetes darah mampu menyelamatkan nyawa—sejalan dengan nilai kemanusiaan yang dijunjung tinggi oleh Muhammadiyah.
Cek Kesehatan Gratis oleh Barisan Medis Arroyyan Youth Squad dan PCNA Buduran
Layanan cek kesehatan gratis juga menjadi daya tarik acara. Barisan Medis dari Arroyyan Youth Squad dan PCNA Buduran membuka layanan pemeriksaan kesehatan mulai dari cek tensi, gula darah, hingga konsultasi medis.
Anggi, koordinator barisan medis sekaligus Bendahara PCNA Buduran, mengungkapkan rasa syukurnya. “Kami senang dapat membantu jamaah mengetahui kondisi kesehatannya. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan memberikan manfaat,” ujarnya.
Testimoni Jamaah
Salah satu jamaah, Bu Muji, menyampaikan apresiasinya.
“Alhamdulillah, saya senang sekali. Dengan adanya cek kesehatan gratis ini saya bisa tahu kondisi tubuh tanpa harus ke klinik. Layanannya juga bagus dan ramah,” tuturnya.
Spirit Milad: Ibadah dan Kepedulian Sosial
Perayaan milad tahun ini tidak hanya mengenang perjalanan panjang Muhammadiyah selama 113 tahun, tetapi juga menghidupkan kembali semangat amar ma’ruf nahi munkar melalui kegiatan sosial yang nyata dirasakan masyarakat.
Acara ditutup dengan suasana hangat, membawa pesan bahwa beragama tidak hanya tentang ritual ibadah, tetapi juga tentang kepedulian sosial yang terus mengalir di tengah masyarakat.
Milad kali ini terasa lengkap: ibadah didapat, manfaat sosial dirasakan, kesehatan pun terjaga. Masjid Ar-Royyan Buduran menjadi saksi hidup bahwa nilai-nilai Muhammadiyah terus berdenyut melalui aksi nyata. (*)


0 Tanggapan
Empty Comments