Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Adab Mulia dalam Pertemuan dan Perpisahan

Iklan Landscape Smamda
Adab Mulia dalam Pertemuan dan Perpisahan
pwmu.co -
Ilustrasi pertemuan antar sesama muslim (Freepik)

Oleh: Muhsin MK

PWMU.COManusia adalah makhluk sosial. Manusia tidak bisa hidup seorang diri, sebagaimana Nabi Adam alaihissalam saat diciptakan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Awalnya ia hidup sendirian di bumi, namun berharap ada pasangan hidup yang menemani. Maka Allah menciptakan Bunda Hawa yang mendampinginya hingga beranak-pinak (QS An-Nisa: 1).

Allah kemudian menyebarkan manusia ke seluruh penjuru bumi. Mereka akhirnya menempati lima benua: Asia, Afrika, Eropa, Amerika, dan Australia. Terbentuklah puak-puak, suku-suku, dan bangsa-bangsa. Mereka pun saling berhubungan dan berkomunikasi satu dengan lainnya. Mereka saling bergaul dan berkenalan dengan sesamanya (QS Al-Hujurat: 13).

Dalam berhubungan dan berkomunikasi, tentu manusia akan selalu bertemu dan berpisah. Ada pertemuan dan ada pula perpisahan. Dalam bertemu dan berpisah, Islam mengajarkan adanya tuntunan, tata krama, dan sopan santun. Itulah yang disebut adab. Adab bertemu dan berpisah diajarkan oleh Allah dan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. Adab-adabnya antara lain sebagai berikut:

Pertama, bertemu dan berpisah harus karena ibadah dan karena Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sebagaimana disebutkan dalam firman-Nya.

“Mereka diliputi kehinaan di mana saja mereka berada, kecuali jika mereka berpegang kepada tali (hubungan dengan) Allah dan berpegang pada tali (hubungan) dengan sesama manusia…” (Ali Imran: 112).

Diperjelas dalam sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Dua orang yang saling mencintai karena Allah. Mereka bertemu dan berpisah karena cinta pada Allah.” (HR Bukhari No. 660 dan Muslim No. 1031).

Kedua, bertemu dan berpisah senantiasa memberi dan mengucapkan salam. Sesuai firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

“Dan apabila kamu dihormati dengan suatu (salam) penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik, atau balaslah (penghormatan itu dengan yang sepadan) dengannya.” (QS An-Nisa: 86; Adz-Dzariyat: 25; Ar-Ra’d: 24).

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam juga mengajarkan pentingnya mengucapkan salam.

“Ucapkan salam kepada orang-orang jika bertemu mereka…” (HR Ath-Thabrani dalam Musnad Asy-Syamiyyin No. 423).

“Apabila salah seorang di antara kalian sampai di suatu majelis, maka hendaklah ia mengucapkan salam. Dan apabila ia hendak bangun (meninggalkan majelis), maka hendaklah ia pun mengucapkan salam…” (HR Abu Dawud No. 5028 dan At-Tirmidzi No. 2706).

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu