Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Aisyiyah Cabang Lamongan Bergerak untuk Umat: Dari Pemeriksaan Lansia hingga Sosialisasi Anti-Bullying

Iklan Landscape Smamda
Aisyiyah Cabang Lamongan Bergerak untuk Umat: Dari Pemeriksaan Lansia hingga Sosialisasi Anti-Bullying
Foto bersama setelah mengikuti kajian bertema “Peran Perempuan dalam Memperkokoh Ketahanan Keluarga.” (Ari Kusdiyana/PWMU.CO)
pwmu.co -

Di tengah dinamika masyarakat yang terus bergerak maju, Aisyiyah konsisten menjadi penopang ketahanan sosial dan spiritual. Dalam kurun waktu kurang dari dua bulan, Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Lamongan bersama seluruh amal usahanya telah menunjukkan peran aktif melalui berbagai kegiatan yang menggugah kepedulian sosial sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

Hal tersebut terbukti pada Pada Sabtu (28/6/2025) siang. Bekerja sama dengan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) setempat, Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Tumenggungan Baru menggelar pemeriksaan kesehatan gratis dan pemberian santunan bagi para lansia.

Lebih dari sekadar program sosial, kegiatan ini merupakan wujud nyata cinta Aisyiyah kepada generasi sepuh yang sering kali terlupakan.

“Lansia adalah guru kehidupan. Sudah selayaknya kita merawat mereka, baik dari segi kesehatan, gizi, maupun kasih sayang,” ujar Ketua Balai Sakinah Aisyiyah PRA Tumenggungan Baru.

Suasana haru terasa ketika satu per satu lansia menerima bingkisan dan mendapatkan pelayanan kesehatan dari tim medis yang telah disiapkan. Mata-mata yang mulai sayu tampak kembali berbinar, merasakan hadirnya kepedulian dari generasi penerus.

Puncak kegiatan spiritual dan intelektual berlangsung pada Sabtu (19/7/2025) di Aula Asy-Syifa RS Muhammadiyah Lamongan. Dalam rangka pertemuan triwulanan, PCA Wilayah Kerja 1, yang meliputi Lamongan, Deket, Glagah, Sarirejo, Tikung, Mantup, Kembangbahu, dan Sambeng, menggelar kajian bertema “Peran Perempuan dalam Memperkokoh Ketahanan Keluarga.”

Dengan semangat Milad Aisyiyah, para anggota diajak kembali merenungkan betapa besar peran perempuan dalam membangun fondasi keluarga yang kokoh, mulai dari bijak mengelola keuangan hingga memanfaatkan potensi pekarangan rumah.

Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Lamongan yang juga menjadi narasumber, Diyana Mufidati, menekankan pentingnya memaksimalkan lahan di sekitar rumah sebagai bagian dari upaya ketahanan pangan keluarga.

Sementara itu, Ketua PCA Lamongan, Sriwasis, dalam sambutannya mengingatkan pentingnya hidup hemat, cermat, dan penuh kehati-hatian.

Gemi, nastiti, ati-ati. Hidup sederhana bukan berarti kekurangan, tetapi bijak dalam berkecukupan,” tegasnya.

Tak hanya menyapa kaum ibu dan lansia, Aisyiyah juga turut menjangkau generasi muda.

Pada Rabu (23/7/2025), Biro Informasi dan Konsultasi Keluarga Sakinah Aisyiyah (BIKKSA), Majelis Tabligh dan Ketarjihan (MTK), dan Majelis Hukum dan HAM (MHH) PCA Lamongan bekerja sama dengan Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Lamongan mengadakan sosialisasi bertema “Tumbuh Bersama Tanpa Bullying dan Kekerasan” bagi siswa baru Pondok Pesantren Al-Mizan Lamongan.

Dalam suasana penuh semangat, para santri diajak berdialog tentang pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan bebas dari kekerasan, baik verbal maupun fisik. Upaya ini menjadi bukti nyata bahwa Aisyiyah hadir sebagai pelindung, tidak hanya secara spiritual, tetapi juga secara psikososial.

Sementara itu, pada Minggu (3/8/2025) pagi, PRA Tumenggungan Baru kembali menghidupkan semangat kebersamaan melalui kegiatan Senam Bahagia Aisyiyah. Gerakan senam yang energik, dilanjutkan dengan pelatihan perawatan jenazah, menjadi simbol perpaduan antara kesehatan jasmani dan penguatan pelayanan spiritual.

Pelatihan ini menjadi bekal berharga bagi para anggota dalam melayani masyarakat di bidang keagamaan, khususnya dalam menghadapi kematian sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan.

Selanjutnya, PRA di Cabang Lamongan terus menunjukkan konsistensinya melalui kegiatan Getapak (Gerakan Jumat Peduli Kaum Duafa) yang rutin dilaksanakan setiap dua pekan. Gerakan ini hadir membawa senyum dan bantuan bagi mereka yang membutuhkan.

Tak sekadar berbagi materi, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi yang menguatkan semangat gotong royong dan menumbuhkan rasa empati di tengah masyarakat.

Dalam setiap langkahnya, Aisyiyah Lamongan membuktikan bahwa kebaikan tak memandang usia, profesi, maupun status sosial. Dari lansia hingga pelajar, dari pengajian hingga pelatihan perawatan jenazah, semuanya menjadi bagian dari perjalanan panjang menuju terwujudnya masyarakat berkemajuan yang sejahtera lahir dan batin. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu