Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Gresik resmi memulai Sekolah Wirausaha ‘Aisyiyah (SWA) Angkatan 2 bidang Ekonomi Kreatif untuk Wilayah Kerja Gresik Utara.
Pembukaan kegiatan dilaksanakan di Gedung PCA Bungah pada Sabtu (18/1/2026).
Program ini dirancang sebagai langkah konkret ‘Aisyiyah Gresik dalam memperkuat kemandirian ekonomi perempuan melalui integrasi ideologi, kapasitas manajerial, dan keberlanjutan usaha.
Ketua PDA Gresik, Innik Hikmatin, S.Pd., M.Pd.I., yang membuka langsung rangkaian kegiatan ini, menekankan pentingnya aspek ideologi dalam berwirausaha.
Dalam materinya mengenai Ke-‘Aisyiyahan dan Pemberdayaan Ekonomi, Innik menegaskan bahwa SWA bukan sekadar pelatihan bisnis biasa, melainkan wadah strategis untuk membentuk karakter militansi dan kemandirian ekonomi umat.
“Melalui SWA, kami mencetak sosok perempuan yang tidak hanya cakap menangkap peluang usaha, tetapi juga memiliki karakter berkemajuan yang berlandaskan nilai-nilai ‘Aisyiyah,” tegas Innik dalam arahannya.

Aspek teknis pengelolaan usaha turut menjadi sorotan utama.
Dr. Umaimah, S.E., M.Ak., CSRS., yang merupakan Wakil Ketua PDA Gresik sekaligus Ketua Penyelenggara, memaparkan urgensi manajemen keuangan dalam materi “Fondasi Pengelolaan Usaha”.
Akademisi UMG ini menyoroti bahwa pembukuan yang tertib adalah kunci keberlangsungan bisnis.
“Pembukuan bukan sekadar pencatatan keuangan di atas kertas, melainkan instrumen strategis untuk membaca kinerja usaha, menjadi dasar pengambilan keputusan bisnis yang akurat serta perencanaan pengembangan usaha ke depan. Pengelolaan usaha melalui pembukuan yang tertib akan memudahkan untuk berkembang secara berkelanjutan,” jelas Dr. Umaimah di hadapan para peserta.
Antusiasme tinggi tampak dari 20 peserta yang mewakili lima kecamatan di wilayah Gresik Utara, yakni Bungah, Dukun, Sidayu, Panceng, dan Ujung Pangkah.
Diskusi berlangsung interaktif saat para peserta saling berbagi pengalaman dan tantangan dalam mengelola usaha mereka masing-masing.
Pasca-pelatihan ini, para peserta tidak akan lepas begitu saja. PDA Gresik telah menyiapkan program pendampingan berkelanjutan untuk mengasah kreativitas produk berbasis potensi lokal.
Komoditas unggulan Gresik Utara seperti jeruk nipis, mangga, bandeng, hingga kerang akan diarahkan menjadi produk olahan bernilai tambah yang kompetitif di pasar luas.
Melalui Sekolah Wirausaha ‘Aisyiyah ini, PDA Gresik mempertegas komitmennya dalam menjalankan dakwah ekonomi. Tujuannya jelas: melahirkan wirausaha perempuan yang mandiri secara finansial, berakhlak mulia, dan mampu menjadi pilar penggerak ekonomi keluarga serta masyarakat.***






0 Tanggapan
Empty Comments