PWMU.CO – Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) yang tergabung dalam Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 8 Desa Ganggang, Gresik, mengadakan kegiatan edukatif bertema “Isi Piringku”.
Selain “Isi Piringku”, tercatat mereka juga menggelar praktik cuci tangan bagi siswa kelas 2 MI Islamiyah Ganggang, Rabu (23/07/2025).
Program ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan KKN UMG yang berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan, Suaibatul Aslamiyah SAP MM.
Dalam kegiatan ini, sebanyak 17 siswa kelas 2 mengikuti edukasi dengan penuh antusias. Mereka tampak bersemangat mengikuti setiap sesi yang tersampaikan secara interaktif dan menyenangkan.
Kenalkan Konsep “Isi Piringku”
Lebih lanjut, materi tersampaikan oleh tiga mahasiswa Ilmu Keperawatan UMG yaitu, Rofikhotus Silviana Qur’ani Nur Ana, Nur Asiyah, dan Aisyah Zahwa Salsabila.
Mereka memperkenalkan konsep “Isi Piringku” melalui ilustrasi poster bergambar yang menarik, beserta sesi tanya jawab agar lebih mudah anak-anak pahami.
Di samping itu, program edukasi ini bertujuan menanamkan pemahaman sejak dini tentang pentingnya gizi seimbang dan menjaga kebersihan diri sebagai bagian dari pola hidup sehat.
Dalam menyampaikan materi, Silvi menjelaskan pentingnya memperhatikan porsi makan dalam setiap hidangan.
“Dalam satu piring, sebaiknya setengah bagian diisi dengan sayur dan buah. Sementara setengah lainnya diisi dengan makanan pokok dan lauk-pauk. Pola makan seimbang seperti ini membantu tubuh mendapatkan asupan gizi yang lengkap” jelasnya.
Zahwa menambahkan bahwa tubuh membutuhkan empat kelompok makanan utama untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.
“Kami mengenalkan makanan pokok sebagai sumber energi, lauk-pauk sebagai sumber protein, sayuran yang kaya vitamin dan mineral, serta buah-buahan yang membantu menjaga kesehatan tubuh. Anak-anak juga diajak mengenali contoh makanan sehari-hari seperti nasi, tahu, ikan, wortel, dan buah jeruk agar lebih mudah dipahami” terangnya.
Tanamkan Kebiasaan Hidup Sehat
Tidak hanya fokus pada isi piring, para siswa juga menanamkan kebiasaan hidup sehat yang mendukung tumbuh kembang anak dan perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami tidak hanya mengenalkan konsep isi piring bergizi seimbang. Tetapi juga mengajak anak untuk membiasakan cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah makan, melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari, menimbang berat badan secara berkala untuk menjaga kesehatan. Serta minum air putih minimal delapan gelas sehari” ujar Asiyah.
Setelah menyampaikan materi, seluruh siswa maju ke depan kelas untuk menyebarkan enam langkah cuci tangan.
Kegiatan berlangsung meriah dengan iringan lagu panduan cuci tangan yang mereka nyanyikan bersama. Anak-anak mengikuti gerakan dengan penuh antusias, menciptakan suasana yang ceria dan edukatif.
Di akhir kegiatan, para siswa menerima snack sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka. Mahasiswa berharap, edukasi yang mereka sampaikan tidak hanya menjadi pengetahuan sementara, tetapi dapat diterapkan secara konsisten, baik di rumah maupun di sekolah.
Kebiasaan makan dengan porsi seimbang, memilih makanan sehat, dan menjaga kebersihan diri diharapkan menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari siswa untuk menunjang tumbuh kembang yang sehat dan optimal sejak dini.






0 Tanggapan
Empty Comments