
PWMU.CO — Salah satu kegiatan yang paling dinantikan siswa SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik, Jawa Timur, saat awal tahun pelajaran adalah Pemilihan Ketua Kelas (Pilkalas).
Pilkalas ini rutin diselenggarakan pada pekan Mengenal Lebih Dekat (Melekat), yang setara dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di sekolah lain. Seluruh siswa dari kelas I hingga VI terlibat aktif dalam kegiatan ini.
Layaknya pesta demokrasi di tingkat nasional, Pilkalas menjadi rangkaian proses panjang yang mencakup penjaringan bakal calon ketua dan wakil ketua kelas, peresmian calon, pembentukan tim sukses, kampanye, pemungutan suara, hingga pelantikan pasangan terpilih.
Sebanyak 553 siswa SDMM mengikuti seluruh proses tersebut. Setiap kelas memiliki tiga pasangan calon yang dipilih berdasarkan suara terbanyak dari siswa masing-masing kelas.
Setelah ditetapkan tiga pasangan calon, setiap tim segera menyusun strategi pemenangan dengan membentuk tim sukses. Proses ini berlangsung dalam satu hari, Kamis (17/7/2025), dengan antusiasme tinggi. Para siswa saling menjagokan calonnya melalui yel-yel, poster, foto, dan gambar yang menonjolkan visi dan misi masing-masing pasangan.
Melalui kegiatan ini, siswa diajarkan untuk berani berbeda pendapat, menghargai keberagaman, serta menyampaikan aspirasi secara terbuka dan bertanggung jawab. Pilkalas di SDMM sudah berlangsung sejak tahun 2010.
Keesokan harinya, Jumat (18/7/2025), seluruh calon ketua dan wakil ketua kelas menyampaikan visi dan misi di hadapan teman-teman mereka di Aula Lantai IV SDMM. Masing-masing calon diberi waktu lima menit secara bergiliran, layaknya debat kandidat dalam pemilu.
Setelah sesi penyampaian visi-misi, proses pemungutan suara dilakukan. Siswa kelas I hingga III memilih secara online di depan ruang kelas II Prisma, sementara siswa kelas IV hingga VI mencoblos secara digital di aula.
Penanggung jawab Laboratorium Komputer SDMM, Ustadz Zaki Abdul Wahid MPd, menjelaskan bahwa Pilkalas tahun ini kembali menggunakan sistem digital berbasis Google Form. “Dengan memanfaatkan tablet di tiap kelas dan jaringan internet yang memadai, e-voting menjadi pilihan karena kecepatan dan akurasi perhitungan suara,” ungkapnya.
Sebelumnya, tim IT yang dikomandoi Nur Wahyu Mahdian SKom telah menyiapkan Google Form e-voting dan mendesain barcode unik untuk tiap kelas. Setiap link e-voting dapat diakses dengan memindai barcode yang terhubung ke tablet melalui jaringan Wi-Fi.
Puncak kegiatan Pilkalas adalah pelantikan ketua dan wakil ketua kelas yang berlangsung di halaman sekolah, Senin (21/7/2025), sesaat setelah briefing awal pekan. Pelantikan dilakukan oleh Ustadzah Athiq Amiliyah SPd.
Dalam amanatnya, Athiq Amiliyah berharap para ketua dan wakil ketua kelas dapat menjalankan amanah dengan disiplin, menjadi teladan, mandiri, dan berinisiatif membantu ustaz-ustazah serta menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan. (*)
Penulis Muhammad Ilham Yahya Editor Wildan Nanda Rahmatullah






0 Tanggapan
Empty Comments