Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Akademi Dai Digital LDK PP Muhammadiyah Resmi Ditutup: Perkuat Dakwah di Era Teknologi

Iklan Landscape Smamda
Akademi Dai Digital LDK PP Muhammadiyah Resmi Ditutup: Perkuat Dakwah di Era Teknologi
Foto bersama jajaran LDK PP Muhammadiyah dan panitia ADDM. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Suasana penuh semangat menyelimuti aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur pada Ahad (31/8/2025).

Kegiatan Akademi Dai Digital Muhammadiyah (ADDM) yang diselenggarakan oleh Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) PP Muhammadiyah resmi ditutup setelah berlangsung selama beberapa hari penuh dengan pembelajaran, diskusi, dan praktik dakwah berbasis teknologi digital.

Acara penutupan dimulai dengan sambutan Ketua Panitia, Aksar Wiyono, yang menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh peserta serta pihak-pihak yang telah mendukung kesuksesan kegiatan ini.

Dalam sambutannya, Aksar menegaskan bahwa keberhasilan ADDM tahun ini tidak terlepas dari kerja sama solid antara LDK PP Muhammadiyah, LDK PWM Jawa Timur, dan seluruh panitia pelaksana.

Sementara Ketua LDK PWM Jawa Timur, Ahmad Tholhah menyampaikan kebanggaannya atas terselenggaranya kegiatan ADD di Jawa Timur.

Menurutnya, kehadiran para peserta dari berbagai daerah merupakan bukti nyata semangat kader Muhammadiyah dalam menyiapkan dai-dai muda yang siap berdakwah di era digital.

Narasi Pengantar Penutup

Memasuki penghujung acara, suasana terasa hangat dan penuh keakraban. Sebelum menutup secara resmi, Ketua LDK PP Muhammadiyah, Muchamad Arifin, memberikan pengantar penutup dengan pantun yang disambut tepuk tangan meriah peserta:

“Pergi ka pasar beli semangka,
Bungkusna rapet ta’ sampayana.
Mator sakalangkong Ketua Panitia,
Atas usaha’na acara mareh lancarna.”

Pantun ini menjadi ungkapan rasa terima kasih dan penghargaan kepada Ketua Panitia dan seluruh tim yang telah bekerja keras menyukseskan rangkaian acara dari awal hingga akhir.

Pesan dan Harapan untuk Dai Digital

Dalam sambutannya, Muchamad Arifin menyampaikan apresiasi mendalam kepada LDK PWM Jawa Timur yang telah memfasilitasi dan mendukung penuh kegiatan ini.

“Atas nama LDK PP Muhammadiyah, kami mengucapkan terima kasih kepada LDK Jawa Timur yang telah memfasilitasi kegiatan Akademi Dai Digital ini. Alhamdulillah, acara berjalan lancar, sukses, dan penuh manfaat dari awal hingga akhir,” ujar Muchamad Arifin.

Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa ilmu dan pengalaman yang diperoleh peserta selama kegiatan ADD ini harus segera diamalkan.

“Sepulang dari acara ini, jangan hanya menyimpan ilmu, tapi amalkanlah! Mari kita ramaikan dunia virtual dengan dakwah yang mencerahkan, mari kita isi dengan konten-konten positif dan bermanfaat, dan bersama-sama kita berperang melawan konten-konten negatif yang merusak generasi,” tegasnya penuh semangat.

Muchamad Arifin juga menyoroti pentingnya memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana dakwah.

Menurutnya, perkembangan teknologi dan media sosial saat ini telah mengubah cara manusia berinteraksi dan mencari informasi. Jika dakwah tidak menyesuaikan dengan perkembangan zaman, maka pesan-pesan kebaikan akan tertinggal.

“Dunia digital adalah medan dakwah baru kita. Di sinilah generasi muda menghabiskan waktunya, di sinilah opini terbentuk, dan di sinilah tantangan ideologi bersaing.”

“Para dai Muhammadiyah harus hadir, harus aktif, dan harus menjadi produsen konten positif yang mengajak pada kebaikan, mencerahkan umat, serta memperkuat ukhuwah,” jelasnya.

Dia menambahkan, manfaat dakwah digital tidak hanya soal memperluas jangkauan pesan, tetapi juga tentang efisiensi, kreativitas, dan kecepatan penyampaian. Dengan satu konten positif, seorang dai dapat menjangkau ribuan bahkan jutaan orang sekaligus.

Ketua LDK PP Muhammadiyah, Muchammad Arifin saat memberikan sambutan penutupan. (Istimewa/PWMU.CO)

Mencetak Dai Digital Muhammadiyah

Selama pelaksanaan ADD, para peserta dibekali dengan berbagai keterampilan, mulai dari strategi pembuatan konten dakwah kreatif, pemanfaatan media sosial secara efektif, hingga manajemen literasi digital.

Tujuannya jelas: mencetak kader dai Muhammadiyah yang mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana dakwah yang tepat sasaran, relevan, dan berdampak luas.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan lahir dai-dai muda Muhammadiyah yang siap menjadi garda depan dakwah digital.

Mereka diharapkan mampu menebarkan nilai-nilai Islam berkemajuan, mendorong terciptanya ruang digital yang sehat, dan menjadi agen perubahan positif di tengah derasnya arus informasi dan konten negatif.

Penutupan Akademi Dai Digital tahun ini menjadi momentum penting bagi Muhammadiyah untuk melangkah lebih jauh dalam mengintegrasikan teknologi digital dengan strategi dakwah kontemporer.

Sinergi antara semangat dakwah dan kecanggihan teknologi diharapkan mampu menjawab tantangan zaman sekaligus memperluas jangkauan syiar Islam yang mencerahkan. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu