Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Akhirussanah dan Wisuda Huffadz I SD Muhammadiyah 1 Karanggeneng: Penuh Haru dan Kenangan

Iklan Landscape Smamda
Akhirussanah dan Wisuda Huffadz I SD Muhammadiyah 1 Karanggeneng: Penuh Haru dan Kenangan
pwmu.co -
Tampilan Hiburan Akhirussanah dan Wisuda Huffadz I SD Musaka (Istimewa/PWMU.CO)

PWMU.CO – Suasana haru menyelimuti acara Akhirussanah dan Wisuda Huffadz I SD Muhammadiyah 1 Karanggeneng (SD Musaka) yang digelar pada Sabtu (21/6/2025). Momen tersebut menjadi persembahan terakhir siswa kelas VI, yang meninggalkan kesan mendalam bagi semua yang hadir.

Terdapat tiga tampilan utama dari siswa-siswi kelas VI. Pertama, pembacaan Surat al-Qalam ayat 1-15. Ayat demi ayat dilantunkan dengan nada Hijaz yang tenang dan indah. Surat al-Qalam sendiri kerap dibacakan dalam penutup sambutan, dimulai dengan ayat “Nun, demi pena dan apa-apa yang ditulis”.

Tampilan kedua adalah sambutan dari Elok Nailul Izzah, siswi asal Dukun, Gresik. Suasana mendadak menjadi sunyi dan khidmat saat Elok menyampaikan pesan-pesannya, yang mengingatkan para siswa akan jasa para ustadz dan ustadzah yang dengan sabar dan penuh dedikasi membimbing mereka selama enam tahun.

“Terima kasih Ustadz dan Ustadzah, atas dedikasinya, atas sabarnya mengajari sesuai keahlian kami. Yang tak pernah mengenal lelah mendidik dan mengarahkan, hingga kami mempunyai akhlak yang terpuji untuk bekal dunia akhirat kami,” ucap Elok dengan suara bergetar.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para guru. “Kami mohon agar dibukakan pintu maaf yang seluas-luasnya atas segala bentuk kesalahan yang pernah kami perbuat,” lanjutnya.

Beberapa ustadz terlihat meneteskan air mata, tak kuasa menahan haru melihat perkembangan para siswa hingga mencapai titik kelulusan ini.

Tak lupa, Elok juga menyampaikan terima kasih kepada orang tua. “Terima kasih telah memfasilitasi, tanpa memperdulikan teriknya matahari dalam kerja kerasnya demi pendidikan kami,” ucapnya tulus. Pernyataan ini membuat para wali murid ikut menitikkan air mata.

Sebagai penutup persembahan, seluruh siswa kelas VI menyanyikan lagu berjudul “Selamat Tinggal Guru dan Kawanku”. Lagu ini dipersembahkan khusus untuk para guru, dinyanyikan dengan penuh keikhlasan dan ketenangan.

Selama lagu dinyanyikan, layar videotron menampilkan momen-momen selama proses pembelajaran di kelas—mulai dari keseriusan belajar, keseruan bermain, hingga kebahagiaan yang terpancar di wajah para siswa.

Lagu tersebut sukses menggugah perasaan semua yang hadir. “Selamat Ustadzah, acaranya sukses. Momen ini bisa buat saya menangis,” ungkap salah satu wali siswa dengan mata berkaca-kaca. (*)

Penulis Apriliana Rosidatul Islamiyah Editor Amanat Solikah

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu