Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Aktif di Setiap Agenda, Ortom Smamita Menjadi Motor Penggerak dalam Kegiatan Sekolah

Iklan Landscape Smamda
Aktif di Setiap Agenda, Ortom Smamita Menjadi Motor Penggerak dalam Kegiatan Sekolah
Ortom Smamita sedang menjalankan tugas sebagai bagian dari keterlibatan aktif dalam setiap agenda sekolah dalam "Carving Memories in Ramadan". Foto: Nashiiruddin/PWMU.CO
pwmu.co -

Organisasi otonom (Ortom) di SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) terus menunjukkan peran strategis dalam menghidupkan berbagai kegiatan sekolah. Melalui keterlibatan aktif dalam setiap agenda, Ortom Smamita tidak hanya menjadi pelengkap organisasi, tetapi juga tampil sebagai motor penggerak yang melahirkan berbagai program kreatif, inspiratif, dan berdampak positif bagi para siswa, Sabtu (8/3/2026).

Berbagai organisasi seperti Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Hizbul Wathan (HW), dan Tapak Suci tidak sekadar hadir sebagai peserta kegiatan. Para anggota Ortom justru terlibat langsung dalam seluruh proses kegiatan, mulai dari perencanaan, pengorganisasian, hingga pelaksanaan program sekolah.

Keterlibatan tersebut memberikan ruang belajar yang lebih luas bagi siswa Smamita. Melalui organisasi, para siswa belajar memimpin, membangun kerja sama tim, mengelola kegiatan, hingga mengasah kreativitas dalam menghadirkan berbagai program yang bermanfaat bagi lingkungan sekolah.

Tidak hanya dalam kegiatan rutin, Ortom Smamita juga menjadi penggerak dalam berbagai momentum penting sekolah, salah satunya dalam kegiatan “Carving Memories in Ramadan.” Mulai dari kegiatan keagamaan, program sosial, hingga kegiatan pengembangan bakat dan minat siswa, semuanya dirancang dan dijalankan dengan semangat kolaborasi antarorganisasi. Hal ini membuat setiap kegiatan berjalan lebih dinamis, inovatif, dan penuh semangat kebersamaan.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Muhammadiyah 1 Taman, Wahyu Bimas Kurniasandi S.I.Kom, menyampaikan apresiasi kepada seluruh Ortom Smamita yang terus menunjukkan peran aktif dalam berbagai kegiatan sekolah. Menurutnya, keterlibatan siswa dalam organisasi menjadi bukti bahwa semangat kepemimpinan, tanggung jawab, dan kreativitas tumbuh dengan baik di lingkungan sekolah.

Ia menegaskan bahwa Ortom Smamita bukan sekadar organisasi pelengkap, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran yang penting bagi para siswa.

“Melalui Ortom, para siswa belajar banyak hal, mulai dari kepemimpinan, kerja sama tim, hingga kemampuan mengelola kegiatan. Hal ini menjadi pengalaman berharga yang tidak hanya bermanfaat selama di sekolah, tetapi juga untuk masa depan mereka,” ujarnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Lebih dari itu, aktivitas organisasi di Smamita juga menjadi bagian dari proses pengkaderan bagi generasi muda Muhammadiyah. Melalui keterlibatan langsung dalam berbagai kegiatan, para siswa dibina untuk memiliki jiwa kepemimpinan, tanggung jawab sosial, serta komitmen dalam membawa nilai-nilai persyarikatan.

Pengalaman berorganisasi tersebut menjadi bekal penting bagi para siswa ketika terjun ke masyarakat. Tidak sedikit alumni Smamita yang kemudian tumbuh menjadi kader Muhammadiyah yang aktif berkontribusi di berbagai bidang.

Wahyu Bimas berharap para siswa Smamita terus menjaga semangat berorganisasi dan menjadikan setiap kegiatan sebagai sarana belajar yang bermakna.

“Harapannya, Ortom Smamita dapat terus menjadi ruang belajar bagi siswa untuk berkembang, berkreasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi sekolah maupun masyarakat,” pungkasnya.

Melalui semangat kebersamaan, kepemimpinan, dan proses pengkaderan yang kuat, Smamita terus berkomitmen mencetak generasi pelajar yang berkarakter, kreatif, serta memiliki daya saing global. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu