
PWMU.CO – Ada beberapa alasan yang menjadikan orang tua santri memilih Pondok Pesantren Al-Ishlah yang berada di Desa Sendangagung, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.
Alasan ini terungkap pada acara silaturrahim Pengasuh Ponpes Al-Ishlah Sendangagung dengan Wali Santri Baru di Lapangan Pondok (Maidanul Ma’had), Sabtu (6/7/2024).
Ana Amini Gr SHI SPd salah satu wali santri baru asal Nganjuk mengungkapkan alasannya, “Saya menginginkan putra saya mengenal dan merasakan nilai-nilai keikhlasan nilai-nilai ghirah perjuangan dari para pengajar yang ada di Ponpes Al-Ishlah seperti apa yang sangat membekas dalam diri saya yang sekarang juga Allah takdirkan sebagai pengajar dan juga mendapatkan nilai-nilai kedisiplinan dan ketertiban dalam kehidupan sehari-hari, selain tentunya yang paling utama menjadi anak yang Shaleh,” ungkap alumnus SMPM 12 Sendangagung yang kini menjabat Kepala MI Aisyiyah Kertosono (Islamic Full Day School) Ini.
Ibu santri baru yang bernama Benice El Faith Abdan Haqiqi ini sangat terharu saat melihat Ponpes yang dulu dia pernah menimba ilmu 20 tahun yang lalu.

Wanita yang kini menjabat Sekretaris Majelis Pembinaan Kader(MPK) Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Nganjuk yang merangkap Ketua Majelis Hukum dan HAM (MHH) Pimpinan Cabang Aisyiyah Kertosono ini merasa terobati kerinduannya manakala mendengar suara Ustadz Dawam (Drs KH Muhammad Dawam Saleh), “Suara khas yang sering saya dengar saat kuliah subuh 20 tahun lalu,” ceritanya.
Lain pula dengan cerita Bapak Sudirman wali santri baru asal Desa Polo Pangale, Kecamatan Pangale Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat. Alasan memilih Al-Ishlah, “Proses pembelajaran sangat baik yang ada di pondok ini dan terstruktur dan berjalan sesuai dengan aturan. Pembina pondok senantiasa memfasilitasi santri untuk terus berprestasi,” ungkap ayah Nur Afrika dan Inayah ini.
Iskhak SPd yang berlamat Desa Banjaranyar, kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro juga mengungkapkan alasan memilih Al-Ishlah. Pria yang menjabat Sekretaris Desa ini beralasan, biaya murah tapi hasil atau alumni tidak murahan.
Prestasi yang luar biasa di Kabupaten Lamongan yang banyak diborong santri Al-Ishlah tiap ada olimpiade/lomba baik olahraga maupun lomba akademik.
“Saya dulu juga guru 20 tahun sebelum jadi Sekdes
Jadi tau tentang prestasi yang diraih oleh Al-Ishlah.
Dunia dapat akhirat juga dapat,” ungkapnya. (*)
Penulis Gondo Waloyo Editor Alfain Jalaluddin Ramadlan






0 Tanggapan
Empty Comments