
PWMU.CO – Komitmen kuat SMK Muhammadiyah 5 Jember (SMK MULIA) untuk membawa lulusannya ke pentas dunia kini semakin nyata, Kamis (31/07/2025). Sekolah vokasi Pusat Keunggulan di bawah naungan PCM Cakru ini secara resmi menerima kunjungan kehormatan dari Alice International College (AIC) Kanazawa, Jepang. Kunjungan ini menandai langkah konkret kerja sama internasional yang berpotensi membuka gerbang pendidikan, magang, hingga karier bagi siswa SMK MULIA di Negeri Sakura.
Bertempat di ruang pertemuan lantai 2 SMK MULIA, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang telah dilakukan sebelumnya pada 17 April 2025 saat Kepala SMK Muhammadiyah 5 Jember, Abdurroziq MPdI berkunjung ke Jepang. Lewat kemitraan ini, terbuka peluang besar bagi siswa untuk menempuh pendidikan lanjutan, mengikuti program pelatihan keahlian, serta bekerja di sektor keperawatan, perawatan lansia, dan industri pelayanan di Jepang.
Dukungan Internasional dari Alice International College
Dipimpin langsung oleh Direktur Utamanya, Takezawa Atsuko, rombongan AIC disambut hangat oleh keluarga besar SMK MULIA. Dalam sambutannya, Atsuko menegaskan bahwa Jepang membutuhkan generasi muda profesional dari luar negeri, termasuk Indonesia.
“Kami di AIC berkomitmen mendampingi siswa-siswa Indonesia, khususnya dari SMK Muhammadiyah, agar siap secara bahasa, budaya, dan keterampilan kerja untuk berkarier di Jepang. Ini bukan hanya kesempatan belajar, tapi juga pintu masuk ke dunia kerja internasional,” jelas Atsuko, dihadapan para alumni SMK MULIA yang akan berangkat ke Jepang dan siswa calon peserta bimbingan yang turut hadir pada acara ini.
Hadirkan Para Tokoh Strategis Dunia Pendidikan

Kegiatan ini turut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya Ketua POKJA FGM Indonesia Arif Efendi SPd, Pengawas Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember Mujito MPd, Ketua Majelis DIKDASMEN dan PNF PDM Jember Dr Sofyan Rofi MPdI, serta Pengawas Majelis DIKDASMEN dan PNF PDM Jember Drs Yasin.
Ketua PCM Cakru H Syamsul Arifin SP MM, Ketua PCA Cakru Hanik Endang Setyowati SPd, Kepala desa dari Kraton, Cakru, dan Paseban juga hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan Yayasan dan pemerintah desa terhadap program internasionalisasi pendidikan ini. Tidak hanya itu, perwakilan sekolah Muhammadiyah MIM, SMP dan SMK/MA dari berbagai daerah, seperti Bondowoso, Lumajang, hingga Metro Lampung, turut mengikuti momen penting ini. Kolaborasi lintas wilayah ini membuka peluang ekspansi kerja sama secara nasional di masa depan.
Kepala SMK MULIA, Abdurroziq MPdI dalam sambutannya menyatakan bahwa kolaborasi dengan AIC merupakan implementasi visi besar sekolah dalam mencetak lulusan yang unggul, religius, dan berdaya saing global.
“Ini adalah jalan emas menuju Jepang. Kami ingin membekali siswa tidak hanya dengan keterampilan kerja, tapi juga pengalaman internasional yang akan membentuk karakter dan profesionalisme mereka,” tegasnya.
Sesi sosialisasi kerja sama ini berlangsung interaktif dan informatif. Para guru dan tenaga kependidikan mendapat pemaparan mendalam tentang mekanisme pengiriman siswa, pelatihan bahasa Jepang, adaptasi budaya, dan persiapan teknis lainnya. Antusiasme tinggi terlihat dari para peserta yang menyambut baik peluang besar ini sebagai langkah transformatif pendidikan vokasi di Indonesia.
Kerja sama antara SMK Muhammadiyah 5 Jember dan Alice International College diharapkan menjadi model kemitraan pendidikan internasional yang dapat direplikasi oleh sekolah Muhammadiyah lain di seluruh Indonesia.
Dengan tagline Kerja Sebelum Lulus dan MULIA Mendunia, SMK Muhammadiyah 5 Jember menegaskan peran strategisnya dalam mencetak generasi siap kerja, siap bersaing, dan siap mendunia. Kunjungan AIC bukanlah akhir, melainkan awal dari kolaborasi jangka panjang yang diharapkan membawa dampak positif bagi pendidikan dan ketenagakerjaan generasi muda Indonesia. (*)
Penulis Bambang Adam Malik Editor Amanat Solikah






0 Tanggapan
Empty Comments