Berbagi inspirasi dan motivasi, MI Muhammadiyah 3 Doudo (Mimuga), Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, menggelar kegiatan “Alumni Mengajar” pada Senin (26/1/2026) di Masjid Al-Amin Doudo.
Kepala Mimuga, Muhayatin, sengaja menghadirkan alumni untuk berbagi ilmu dan pengalaman kepada para siswa. Pada kesempatan tersebut, hadir Dani Puguh Laksono, S.T., M.Eng., dosen Departemen Teknik Geodesi Universitas Gadjah Mada (UGM). Alumni Mimuga angkatan 2001 itu kini tengah menempuh studi S3 di University of London dengan bidang Computer Science.
Dalam sambutannya, Muhayatin berharap kegiatan ini mampu membuka wawasan siswa bahwa latar belakang desa bukan penghalang untuk meraih cita-cita hingga ke luar negeri.
“Melalui kegiatan ini, siswa Mimuga diharapkan semakin termotivasi. Meski berasal dari desa kecil, semangat untuk meraih impian tidak boleh kecil. Dengan belajar tekun, anak-anak bisa menempuh pendidikan hingga ke luar negeri melalui beasiswa,” ujarnya.
Mas Dani—sapaan akrabnya di Desa Doudo—mengawali sesi dengan mengenang masa-masa sekolah di Mimuga.
“Dulu suasananya adem dan nyaman. Gedungnya belum sebesar sekarang dan masih dikelilingi kebun. Guru-gurunya sabar dan telaten,” kenangnya.
Ia juga bercerita tentang kegemarannya membaca sejak kecil.
“Dulu ada buku perpustakaan yang rusak dan akan dibuang, lalu saya minta untuk dibawa pulang agar bisa dibaca di rumah. Kebiasaan membaca itu terbawa sampai sekarang. Meski suka bermain, saya tidak pernah lupa belajar,” tuturnya.
Mas Dani kemudian berbagi tips sederhana kepada para siswa.
“Kalau minta hadiah kepada orang tua, jangan hanya minta jajan atau mainan. Cobalah minta buku. Dengan banyak membaca, kalian bisa menjelajahi dunia,” pesannya.
Ia juga menekankan pentingnya kemampuan berbahasa Inggris.
“Kalau ingin bisa berbicara dengan orang-orang di London, kalian harus bisa bahasa Inggris. Jadi, belajarlah sejak sekarang dan manfaatkan waktu sekolah sebaik mungkin,” jelasnya.
Saat ditanya tentang hal positif yang diperoleh selama belajar di Mimuga, Mas Dani menyebut banyak nilai berharga yang membentuk dirinya, mulai dari kedisiplinan, tanggung jawab, ketekunan, hingga pengalaman pertama belajar membaca serta menghafal Al-Qur’an dan hadis.
Di akhir sesi, ia berpesan agar siswa Mimuga selalu bersungguh-sungguh dalam belajar, rajin membaca, serta tidak lupa berdoa dan meminta restu orang tua.
“Hormati bapak dan ibu guru, serta manfaatkan waktu sebaik mungkin untuk menambah ilmu,” pesannya menutup kegiatan yang berlangsung penuh inspirasi tersebut. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments