
PWMU.CO – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan memperkuat ukhuwah antarpendidik, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Tulangan, Sidoarjo, bekerja sama dengan Koordinator Wilayah Dinas Pendidikan Kecamatan Tulangan menggelar acara Halalbihalal 1446 H. Kegiatan ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Tulangan pada Selasa (22/4/2025).
Dengan mengusung tema “Sucikan Diri, Jalin Silaturahmi Menuju Ridho Illahi,” acara ini dihadiri oleh sekitar 1.200 guru dari berbagai jenjang pendidikan, mulai PAUD, TK, SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA dan SMK se-Kecamatan Tulangan.
Tak hanya itu, jajaran pejabat Kabupaten Sidoarjo juga turut hadir, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Camat Tulangan, Kapolsek, Danramil, serta tokoh-tokoh Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika).
Menariknya, beberapa Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) bidang pendidikan turut mengambil bagian dalam acara ini. Di antaranya adalah TK Aisyiyah 1 Kemantren, TK Aisyiyah 2 Kedurus, TK Aisyiyah 3 Pangkemiri, SD Muhammadiyah 8 Tulangan (Muhdelta), SD Muhammadiyah 2 Tulangan (SD Muda), SMP Muhammadiyah 5 Tulangan (SMP Mulia), dan SMA Muhammadiyah 3 Tulangan (Smamuga). Kehadiran mereka memperkuat kontribusi nyata Muhammadiyah dalam membangun peradaban melalui jalur pendidikan.
Ketua PGRI Cabang Tulangan, Srihariyono SPd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja organisasi serta hasil musyawarah yang telah dilaksanakan sebelumnya.
“Halalbihalal ini menjadi momentum penting untuk menjalin silaturahmi, memperkuat semangat kebersamaan, dan membangun sinergi antarpendidik,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh guru untuk terus meningkatkan profesionalisme dan semangat pengabdian, seraya menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin atas nama panitia dan pengurus PGRI.
Sementara itu, Camat Tulangan, Asmara Hadi SSTP MAP dalam sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi terhadap terselenggaranya acara ini. Ia menekankan pentingnya peran guru dalam membentuk generasi bangsa di tengah tantangan zaman yang kompleks.
“Kita dihadapkan pada generasi Z dan Alfa yang tumbuh di era teknologi. Oleh karena itu, dibutuhkan pembaruan cara pandang dan metode dalam mendidik, serta pengawasan yang intensif, baik di sekolah maupun di rumah,” ungkapnya.
Ia juga mengutip semangat RA Kartini sebagai inspirasi. Habis Gelap Terbitlah Terang menggambarkan bahwa pendidikan sejatinya membawa manusia keluar dari ketidaktahuan menuju pencerahan.

Kegiatan ini terselenggara dengan dana sebesar Rp47.500.000 yang bersumber dari kas PGRI Cabang Tulangan serta kontribusi sukarela para guru. Panitia menyampaikan terima kasih atas dukungan dari berbagai pihak, khususnya kepada Kepala SMPN 1 Tulangan, Agus Pujiono SPd, yang telah menyediakan fasilitas tempat untuk pelaksanaan acara.
Melalui kegiatan ini, PGRI Tulangan tidak hanya menunjukkan semangat kebersamaan pasca-Ramadan, tetapi juga menegaskan kembali komitmennya untuk berperan aktif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah, sejalan dengan nilai-nilai perjuangan pendidikan Islam yang mencerahkan. (*)
Penulis Zulkifli Editor Ni’matul Faizah






0 Tanggapan
Empty Comments