Suasana semarak menyelimuti halaman Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah 2 Pondok Pesantren Karangasem Paciran, atau yang akrab disebut Matsamuda, Selasa (11/11/2025)
Sejak pagi, halaman madrasah itu disulap menjadi arena yang penuh warna: bendera-bendera kecil berkibar riang, tenda-tenda kerucut berdiri gagah, dan spanduk berukuran besar menyambut para peserta.
Di sinilah Matsamuda Talent Festival (MTF) 2025 resmi dibuka, sebuah ajang bergengsi yang menjadi wadah bagi pelajar untuk menunjukkan bakat dan semangat juang mereka.
Salah satu kegiatan yang paling dinantikan adalah Scout Matsamuda, lomba kepanduan Hizbul Wathan (HW) yang diikuti sembilan lembaga pendidikan Muhammadiyah dari berbagai daerah: Lamongan, Gresik, Tuban, hingga Jombang.
Mereka adalah MIM 16 Paciran, MIM 1 Godog, MIM 4 Blimbing, MIM 4 Brangsi, MIM Sedayulawas, MIM 09 Labuhan, SD Mugres, MIM 1 Karangagung Tuban, dan MI Muawanah Jombang.
Masing-masing tim datang dengan semangat membara, siap berlaga di empat cabang lomba yang menantang: LKBB, Semaphore Dance, Pionering, dan Sandi Morse. Tidak sekadar lomba, ajang ini menjadi ruang pembuktian kemampuan sekaligus penguatan nilai-nilai kepanduan Hizbul Wathan; kedisiplinan, kerja sama, dan kepemimpinan.
Kehadiran yang Bermakna
Kemeriahan acara kian lengkap dengan hadirnya Ketua Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Jawa Timur, Fathurrahim Syuhadi, yang secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi tinggi kepada Matsamuda yang setiap tahun konsisten menyelenggarakan kegiatan berbasis talenta dan kepanduan.
“Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada MTS Muhammadiyah 2 Karangasem Paciran yang telah menyelenggarakan Matsamuda Talent Festival. Kegiatan ini luar biasa karena menjadi wadah lahirnya bibit-bibit unggul di bidang kepanduan Hizbul Wathan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Fathurrahim menyebut Matsamuda sebagai salah satu lembaga dengan jejak kepanduan yang menginspirasi di Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Lamongan.
“Kami menilai HW Matsamuda termasuk salah satu kepanduan terbaik di Lamongan. Ini prestasi yang membanggakan dan harus terus dijaga,” tuturnya penuh keyakinan.
Pesan Amanah untuk Para Kader
Tak hanya memberi apresiasi, Penulis Sejarah Hizbul Wathan Lamongan ini juga menyampaikan pesan bermakna bagi seluruh peserta lomba. Ia berpesan agar para peserta menampilkan kemampuan terbaiknya, sekaligus menjadikan ajang ini sebagai sarana silaturahim dan pembelajaran antar sekolah.
“Tunjukkan kompetensi terbaik, tetap jaga semangat kebersamaan, dan jadikan lomba ini sebagai ruang untuk saling belajar dan mempererat ukhuwah,” pesannya dengan penuh semangat.
Pesan itu seolah menjadi napas baru bagi para kader Hizbul Wathan muda yang hadir. Semangat untuk belajar dan berkompetisi kini berpadu dengan nilai-nilai luhur kepanduan: tangguh, berakhlak, dan berjiwa pemimpin.
Spirit Baru dari Matsamuda
Bagi Matsamuda sendiri, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan manifestasi dari komitmen lembaga dalam menumbuhkan generasi unggul Muhammadiyah. Lewat Matsamuda Talent Festival, para siswa tidak hanya diuji dalam keterampilan teknis, tetapi juga ditempa untuk menjadi pribadi yang mandiri dan berkarakter.
Di akhir acara, suasana penuh semangat tampak dari wajah para peserta. Ada yang menyiapkan formasi barisan, ada yang berlatih sandi dengan penuh konsentrasi, dan ada pula yang menata tiang pionering dengan ketelitian luar biasa. Semua menunjukkan satu hal: semangat kader Hizbul Wathan tidak pernah padam.
Dengan berlangsungnya Scout Matsamuda 2025, Matsamuda kembali meneguhkan diri sebagai kawah candradimuka bagi lahirnya generasi HW yang tangguh, kreatif, dan berjiwa persyarikatan. Seperti amanah Ketua HW Jatim, dari sinilah akan tumbuh kader-kader Hizbul Wathan yang siap membawa harum nama Muhammadiyah Lamongan di masa depan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments