
PWMU.co – Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Semampir terus menunjukkan konsistensi dalam melayani masyarakat. Tak hanya bergerak di ranah keagamaan dan sosial, PCPM Semampir juga aktif menjalankan program-program kemanusiaan. Salah satu program unggulan mereka adalah layanan ambulans gratis untuk bagi masyarakat umum tanpa ada pungutan biaya.
Pada Sabtu (26/7/2025), tim PCPM Semampir kembali melayani pengantaran jenazah seorang warga ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tembok Gede, Surabaya. Di tengah suasana duka, kehadiran layanan ini mendapat sambutan dengan rasa haru dan ucapan terima kasih dari pihak keluarga dan warga sekitar. Mereka merasa sangat terbantu, terutama dalam kondisi darurat dan keterbatasan fasilitas.
Ketua PCPM Semampir, M. Tri Rafli P.A., menegaskan bahwa program ambulans gratis ini merupakan bentuk dakwah bil hal—yakni dakwah melalui perbuatan nyata yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin hadir bukan hanya dalam kegiatan seremonial atau keagamaan, tapi juga saat masyarakat berada dalam situasi paling sulit. Inilah wujud kepedulian nyata Pemuda Muhammadiyah,” ujar Tri Rafli.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan Masyarakat dan Kesehatan, Moch Rizky, menegaskan bahwa ambulans PCPM Semampir merupakan program unggulan yang hadir untuk melayani seluruh masyarakat. Layanan ini terbuka untuk siapapun yang membutuhkan, tanpa memandang latar belakang sosial, agama, atau ekonomi, dan peruntukkannya secara gratis sebagai bentuk kepedulian serta pengabdian kepada masyarakat.
“Kami tidak ingin ada keluarga yang kebingungan mencari ambulans saat sedang dirundung duka. Layanan dari PCPM Semampir ini adalah bentuk kontribusi kami bagi masyarakat,” tegasnya.
Program ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat karena dinilai sangat membantu, cepat tanggap, dan menjadi solusi konkret dalam momen-momen krisis. PCPM Semampir membuktikan bahwa dakwah tidak hanya disampaikan lewat kata, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh kehidupan banyak orang.***
Penulis Moch Alfandi Bachris, Editor Notonegoro






0 Tanggapan
Empty Comments