Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Anak Jangan Suka Dibandingkan dengan Anak Lain, Pasti Sakit Hatinya

Iklan Landscape Smamda
Anak Jangan Suka Dibandingkan dengan Anak Lain, Pasti Sakit Hatinya
pwmu.co -
Aan/pwmu.co
M. Sholihin saat ceramah parenting kepada walimurid SMPM 7.

PWMU.CO – Orangtua harus menyadari bahwa setiap anak memilki bakat yang berbeda-beda. Bakat anak bisa baik, bisa juga buruk. Semua itu tergantung keluarganya, lingkungannya, sekolahnya dan pergaulannya.

Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur Muhammad Sholihin Fanani MPSdm menyampaikan itu dalam acara parenting wali murid yang diadakan SMP Muhammadiyah 7 Dupak Jaya Surabaya di Mall BG Junction Surabaya, Sabtu (28/7/2018).

Kandidat doktor Unair ini mengatakan, menjadi orangtua itu lebih sulit dibandingkan dengan menjadi guru. Sebab menjadi orang tua itu tidak ada sekolahnya dan tidak ada ijasahnya.

“Karena itu orang tua perlu dibekali bagaimana cara mendidik anak. Sehingga keinginan orangtua dan sekolah akan saling menunjang untuk mencetak generasi yang bermutu,” ujarnya.

Dia kemudian memaparkan, mendidik anak usia SMP butuh keterampilan khusus, sebab mereka dalam masa transisi, dari anak-anak ke remaja. “Usia ini sangat rentan. Sebab anak baru tumbuh pubertas dan dengan pertumbuhan fisik dan emosi,” tuturnya.

Pria asal Lamongan ini mengingatkan, apabila orangtua salah dalam mendidik anaknya, maka anak akan menjadi salah asuh dan pergaulan. “Jangan sampai itu terjadi,” serunya.

Lalu, bagaimana cara mendidik anak di usia SMP ini? Dia menjelaskan ada empat cara. Pertama, jangan mudah memarahi anak tanpa alasan yang jelas.

“Anak tidak suka punya orang tua yang suka marah. Tapi anak lebih suka mempunyai orang tua yang ramah. Memarahi anak dapat merusak hubungan orang dengan anak. Sehingga anak makin sulit dinasihati,” paparnya.

Kedua, jangan mengejek anak. “Walaupun tujuannya bercanda, mengejek anak tidak dibenarkan. Apalagi dibandingkan dengan orang lain. Pasti sakitnya tuh di sini,” kata dia sambil bercanda.

Ketiga, libatkan anak dalam mengambil keputusan. “Mulai sekarang latihlah anak dalam mengambil keputusan. Sehingga mereka mendapatkan kepercayaan dari orang tuanya,” urainya

Keempat, jangan memanjakan anak. “Jangan mudah menuruti permintaan anak. Beri syarat tertentu bila anak meminta sesuatu,” pesannya.

Sebagai orang tua, lanjut dia, bapak-ibu sudah sangat tepat menyekolahkan putri-putrinya di SMP Muhammadiyah 7 Surabaya. “Sekolah ini memiliki keunggulan dalam mendidik anak, terutama dalam kedisiplinan, kemandirian, moral  dan agama. Insya Allah kelak anak-anak menjadi generasi yang unggul,” pujinya.

Selain parenting untuk wali murid, dalam kegiatan ini sekolah akan menyampaikan program kerja unggulan selama satu tahun. Nantinya program akan dipublikasikan kepada masyarakat melalui media. Dengan begitu orangtua dan masyarakat semakin yakin kepada sekolah. Bahwa sekolah ini serius dalam mendidik anak-anaknya. (Aan)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu