Kegiatan pembagian slayer bagi anggota baru Palang Merah Remaja (PMR) Wira SMA Muhammadiyah 2 (SMA Muha) Genteng Banyuwangi dilaksanakan pada Sabtu (1/11/2025). Kegaiatn tersebut dilakukan melalui tiga tahapan ujian pengetahuan, fisik dan mental, kegiatan dilaksanakan satu hari penuh dengan memanfaatkan dua tempat yaitu lingkungan luar dan lingkungan dalam sekolah.
PMR WIRA merupakan salah satu kelompok ektrakurikuler dari enam belas kelompok ektsra yang ada di SMA Muha Genteng dan eksistensinya semakin menunjukkan grafik kemajuannya. Di setiap tahunnya terus menunjukkan perkembangannya lewat enovasi-inovasi dan pelatihan ketrampilan tertutama pada bidang-bidang dasar mengenahi pertolongan pertama pada Kesehatan.
Untuk pelatihan terkait PMR WIRA menggandeng petugas kesehatan terdekat yaitu Puskesmas yang kebetulan kantornya tidak jauh dari sekolah.
Bagi anggota baru PMR Wira terutama dari kelas X yang secara umum telah dilantik pada Pertengahan Oktober 2025. Hal itu bersamaaan dengan seluruh anggota Ortom dan ekstra lainnya setelah menjalani Latihan Dasar Kepemimpinan Sekolah (LDKS) selama tiga hari.
“Kini saatnya anggota PMR Wira harus memiliki slayer atau hasduk husus PMR dengan melalui tiga tahapan ujian kemampuan fisik dan mental,” ungkap Azka Firza Maulana (XI.2) ketua PMR Wira baru untuk periode 2025-2026 ditengah-tengan kegiatan ujian untuk PMR Wira.
Dalam keterangan selanjutnya Azka menjelaskan, bahwa sudah menjadi keharusan untuk menjadi anggota resmi PMR Wira harus memiliki identitas yang harus dikenakan saat bertugas berupa slayer.
“Pemberian slayer tidak kita berikan secara serata merta yaitu harus melalui ujian terlebih dahulu,” ujarnya.
Empat Tahapan Ujian
Sebanyak lima regu dari tiga puluh peserta baru yang mengikuti tahapan ujian untuk mendapatkan slayer PMR dengan berjalan kaki menempuh jarak sekitar 3 km. Setiap regu dilepas secara bergantian start dari sekolah dengan rute mengelilingi komplek sekolah. Di sepanjang perjalanan ada empat pos yang harus dilewati.
Setiap pos memiliki tahapan ujian untuk dilaksanakan. Pos 1 ujian terkait dengan pengetahuan yaitu sejarah Palang Merah Internasional (PMI) Internasional dan Nasional dan harus dijelaskan oleh regu boleh perwakilan atau saling menambahi. Pos 2 praktek sekaligus penjelasan pertolongan pertama bagaimana menolong orang pingsan, sesak nafas dan hipotermia atau suhu tubuh turun drastis yang bisa menyebabkan kedinginan, kebingungan dan lainnya.
Selanjutnya pos 3 merupakan ujian murni praktek yaitu teknik membuat tandu sederhana tapi kuat. Terakhir pos 4 merupakan pos terakhir yaitu kembali ke lingkungan sekolah. Untuk pos ini tidak lagi beregu tetapi sudah individu sifatnya yaitu mencari slayer di tempatkan di tempat-tempat tertentu di lingkungan sekolah dengan melalui beberpa tahapan, ada push up, squat jump, merayap dan lain-lain tergantung arahan panitia.
Kegiatan pembagian slayer anggota baru PMR Wira setelah melalui tahapan ujian yang dimulai pukul 07.00 Wib usai pukul 15.00 Wib dan ditutup dengan kegiatan upacara. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments