Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Antisipasi Kebakaran, Ratusan Siswa SD Muhlas Belajar Bersama Damkar

Iklan Landscape Smamda
Antisipasi Kebakaran, Ratusan Siswa SD Muhlas Belajar Bersama Damkar
pwmu.co -
Siswa SD Muhlas praktik cara memadamkan api saat kebakaran (Afiyah/PWMU.CO)

PWMU.CO Pada hari ketiga Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), siswa SD Muhammadiyah 11 Surabaya (SD Muhlas) belajar menangani tindakan darurat kebakaran bersama tim Pemadam Kebakaran Surabaya, Rabu (16/7/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh ratusan siswa dari kelas V dan VI. Acara diawali dengan pembekalan teori di Auditorium AR Fachruddin mengenai cara melakukan tindakan darurat jika terjadi kebakaran. Para siswa tampak sangat antusias saat memperhatikan tayangan video maupun gambar berbagai kejadian dan perlengkapan pemadam kebakaran.

Salah satu anggota tim pemadam kebakaran, Mundhir, mengatakan bahwa alat pemadam kebakaran bisa ditemukan di sekitar kita.

“Jika ada kebakaran di sekitar kamu, tidak usah panik kalau tidak punya APAR (Alat Pemadam Api Ringan). Karena kita bisa menggunakan alat tradisional seperti selimut atau kain tebal,” terang Pak Mundhir.

Kemudian para siswa mendengarkan penjelasan tentang cara memanfaatkan kain menjadi alat pemadam darurat.

“Di rumah pasti ada selimut, kan? Nah, selimut dibilas air sampai semuanya basah lalu taruh di atas api sampai menutupi api dan tunggu hingga asap putih keluar, yang artinya api sudah padam. Kalau asap hitam berarti api masih nyala. Dan ingat, jangan dilempar karena bisa saja membuat situasi semakin parah,” jelasnya.

Ratusan siswa SD Muhlas menerima penjelasan untuk belajar memadamkan api menggunakan alat tradisional hingga APAR dengan truk damkar. (Afiyah/PWMU.CO)

Mundhir juga mengingatkan beberapa hal yang bisa memicu kebakaran, seperti pemakaian sakelar yang tidak benar, lupa mencabut colokan yang tidak terpakai, atau tidak mematikan kompor. Kebakaran juga bisa disebabkan oleh hal-hal yang tidak terduga, seperti tabung gas LPG yang meledak.

“Anak-anak, musibah memang tidak ada yang tahu. Tapi kita harus meminimalisir kemungkinan itu terjadi,” ucapnya.

Selain pemaparan teori, tim pemadam kebakaran mengajak para siswa menuju Alun-alun Dupak Bangunsari untuk melakukan praktik cara memadamkan api menggunakan alat tradisional dan APAR, serta mengenal truk damkar.

Sesampainya di lokasi, beberapa siswa diberi kesempatan untuk mencoba memadamkan api dengan alat yang tersedia, didampingi oleh petugas damkar.

Setelah pembekalan praktik selesai, para siswa diberi hiburan berupa permainan air yang disiramkan oleh truk damkar. Bagi sebagian besar siswa, ini merupakan pengalaman pertama melihat dan berinteraksi langsung dengan kendaraan besar damkar.

Salah satu siswa, Bilqis kelas VI, mengaku senang dengan kegiatan ini. “Kegiatan ini sangat penting untuk menambah wawasan seputar kebakaran. Jadi kita tidak usah panik ketika terjadi kebakaran karena kita diajari oleh bapak-bapak dari Dinas Pemadam Kebakaran,” ungkap siswi yang juga anggota dokter cilik SD Muhlas ini.

Penulis Afiyah/Muri Editor Zahra Putri Pratiwig

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu