Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Apel Milad di Sekolah GKB: Inilah Empat Pilar Bakti Muhammadiyah pada Negeri Ini

Iklan Landscape Smamda
Apel Milad di Sekolah GKB: Inilah Empat Pilar Bakti Muhammadiyah pada Negeri Ini
pwmu.co -
Ramanda Harun saat menjadi inspektur apel. (Wafiq/PWMU.CO)

PWMU.CO – Majelis Dikdasmen Pimpinan Cabang Muhammadiyah GKB Gresik menggelar Apel Milad Ke-106 Muhammadiyah di Lapangan SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik, Ahad (18/11/18).

Dalam apel yang dihadiri 299 guru dan karyawan sekolah Muhamamdiyah GKB ini, Ketua Kwarwil Kepanduan Hizbul Wathan Jawa Timur Muhammad Harun Ar-Rasyid SE MPd bertindak sebagai inspektur apel.

Tiba pukul 06.30 dengan setelan baju coklat tanah khas Hizbul Wathan, ia tampak gagah dengan samir yang dikalungkan dilehernya.

“Samir yang saya pakai ini adalah tanda pandu setelah menyelesaikan pelatihan orang dewasa yaitu lulusan Jaya Melati 2 yang disebut juga ahli pandu,” tuturnya.

Kalung manik melati 8 yang tampak di dadanya menjadi penanda alumnus pendidikan orang dewasa Jaya Matahari 1. Yang tak kalah menterengnya bravet (tanda ikut serta) yang tertancap di saku kiri, buah hasil pengembaraan selama menjadi pandu. Tanda yang didapat dari perkemahan, muktamar, pertemuan pandu nasional, dan lainnya.

Apel milad ini dilaksanakan secara sederhana dan dihadiri seluruh Pimpinan Cabang Muhammadiyah GKB, organisasi otonom, guru, dan karyawan amal usaha Muhammadiyah GKB Gresik. Harun mengaku sangat senang bisa hadir ditenggah keluarga besar Muhammadiyah GKB, yang dia sangka peserta apel adalah para siswa.

Dalam amanat apel, dia mengungkapkan jika Muhammadiyah sudah lama membaktikan dirinya kepada bangsa dan negara Indonesiadengan empat pilar kontribusi. Pertama, pilar lembaga pendidikan Muhammadiyah.

“Saya punya catatan menarik, ternyata pendidikan yang dikelola Muhammadiyah itu kalau tingkat SD sebanyak 2.252 ini mengelolanya tidak main-main. Kemudian di tingkat SMP ada 1.111 sekolah. SMA dan yang sederajat ada 1.291, pondok pesantren ada 67, dan  perguruan tinggi 171,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, kalau masih ada guru atau karyawan yang mempertanyakan apakah Muhammadiyah itu cinta negara Indonesia? Perlu di sekolahkan lagi,” tegasnya.

Suasana apel milad. (Wafiq/PWMU.CO)

Kedua, pilar pengajian untuk mensyiarkan dakwah Muhammadiyah. “Ada 6.118 masjid dan 5.080 mushala milik Muhammadiyah. Ada juga TVMU, suara Muhammadiyah, dan PWMU.CO,” terangnya.

Pilar ketiga adalah kesehatan. “Ada 2.119 rumah sakit, rumah bersalin, BKIA (balai kesehatan ibudan anak), BP (balai pengobatan), dan lain-lain yang tersebar di seluruh indonesia,” urainya.

Pilar terakhir adalah Lembaga Penanggulangan Bencana Muhammadiyah (Muhammadiyah Disaster Management Center) dan Lembaga Zakat Infak dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu). “Ada sekitar 784 lembaga MDMC dan Lazismu se-Indonesia,” paparnya.

Harun mengatakan, tahun ini Muhammadiyah mengangkat tema milad Ta’awun untuk Negeri. “Saya pikir ta’awun (saling tolong-menolong) untuk negeri ini sudah dilakukan oleh Muhammadiyah. Yang saya sebutkan tadi merupakan sejarah kinerja yang telah dilakukan oleh Muhammadiyah sebagai bentuk dari ta’awun untuk negeri ini,” tutupnya. (Waviq/Arif Fahrudin Insani)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu