Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Apel Perdana, Mudir Pondok Babussalam Socah Teladankan Ibda’ Binafsik dan Mental Belajar Santri

Iklan Landscape Smamda
Apel Perdana, Mudir Pondok Babussalam Socah Teladankan Ibda’ Binafsik dan Mental Belajar Santri
pwmu.co -
Santri Pondok Babussalam Socah saat mengikuti apel (Hosiana/PWMU.CO)

PWMU.CO — Apel pagi perdana di Pondok Pesantren Babussalam Socah, Bangkalan pada tahun ajaran baru dibuka dengan penanaman nilai karakter ibda’ binafsik atau mulailah dari dirimu sendiri. Nilai ini langsung diteladankan oleh Mudir Pondok, Abdillah Safa, yang dengan sportif menjalani hukuman push-up karena lupa mengenakan nametag (21/7/20255).

Apel pagi ini sekaligus menandai penutupan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan menjadi tonggak awal dimulainya kehidupan resmi para santri di pesantren. Dalam amanatnya, Safa menekankan bahwa menjadi santri bukan hanya berarti diberikan pembelajaran hidup yang menuntut kedisiplinan dari bangun tidur hingga tidur kembali.

Namun, juga tentang mengelola diri secara mandiri (self-management), belajar hidup bersama menghadapi tantangan, dan menciptakan solusi melalui inovasi. Ini merupakan bentuk pendidikan karakter yang bertujuan menumbuhkan jiwa kepemimpinan sejak dini.

Konsep ibda’ binafsik menjadi dasar dalam pembentukan karakter santriwan dan santriwati. Dalam apel tersebut, seluruh peserta diperiksa kelengkapan atributnya. Atribut wajib seperti sabuk, peci (bagi santriwan), dan nametag harus dikenakan lengkap. Siapa pun yang tidak memenuhi ketentuan diberikan sanksi edukatif berupa push-up untuk santriwan dan skot jam bagi santriwati.

Keteladanan semakin terasa ketika Mudir Pondok sendiri, Abdillah Safa, kedapatan tidak mengenakan nametag dan langsung menjalani hukuman push-up di hadapan para santri. Tidak ada pengecualian—semua tunduk pada aturan yang sama.

“Pembiasaan ini untuk menyadarkan bahwa kedisiplinan harus dimulai dari diri sendiri. Santri tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga melalui praktik langsung. Learning by doing itu penting,” ujar Mudir Ma’had Babussalam Socah.

Pendekatan semacam ini menjadi strategi Pondok Babussalam Socah dalam menanamkan nilai tanggung jawab, kedisiplinan, dan keteladanan, bukan hanya melalui nasihat, tetapi dengan contoh nyata dari para pengasuh dan pimpinan pondok.

Semangat ibda’ binafsik diharapkan terus mengakar dalam proses pendidikan karakter di Pondok Babussalam, membentuk santri yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan berakhlak dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Penulis Hosiana Alda Rizky Editor Zahra Putri Pratiwig

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu