Dan ibu-ibu hendaklah menyusui anak-anaknya selama dua tahun penuh, bagi yang ingin menyusui secara sempurna. Begitulah penggalan arti surah Al Baqarah ayat 233 yang menjadi ilham bahwa ASI itu lebih dari air susu ibu. Makna psikologisnya selain kenyang karena minum susu ibunya, bayi akan merasa tenang karena kedekatan dan kelekatan (attachment) yang didapatkan selama 2 tahun bahkan lebih.
Pemberian Air Susu Ibu (ASI) memiliki peran penting dalam membangun kelekatan antara ibu dan bayi. Kelekatan ini terbentuk melalui kontak fisik, sentuhan, dan respons ibu terhadap kebutuhan bayi saat menyusui. Selain manfaat kesehatan fisik, ASI juga memberikan dampak positif pada perkembangan emosional dan psikologis bayi, memperkuat ikatan batin antara ibu dan anak.
Buku Beda ASI Ikatan Dokter Anak Indonesia (2013) menggambarkan bahwa menyusui akan meningkatkan hubungan atau ikatan batin antara ibu dan anak. Ikatan batin yang erat, mesra, dan selaras yang diciptakan seawal dan sepermanen mungkin sangat penting, karena :
- Turut menentukan perilaku anak di kemudian hari.
- Menstimulasi perkembangan otak anak.
- Merangsang perhatian anak kepada dunia luar
- Menciptakan kelekatan (attachment) antara ibu dan bayi.
Berikut adalah beberapa poin penting terkait ASI dan kelekatan ibu dan bayi:
Manfaat ASI untuk Kelekatan
Kontak Fisik dan Sentuhan: Menyusui secara langsung memberikan kesempatan bagi ibu dan bayi untuk melakukan kontak fisik yang erat, memperkuat ikatan emosional.
Hormon Oksitosin: Proses menyusui memicu pelepasan hormon oksitosin pada ibu, yang dikenal sebagai hormon cinta atau ikatan, yang membantu memperkuat ikatan batin dengan bayi.
Perkembangan Emosional: Pemberian ASI yang konsisten dan penuh kasih sayang membantu bayi merasa aman, nyaman, dan dicintai, yang berkontribusi pada perkembangan emosional yang sehat.
Perlindungan dan Perawatan: Menyusui memungkinkan ibu untuk lebih memahami kebutuhan bayi, memberikan perlindungan dan perawatan yang optimal, serta membangun rasa percaya pada bayi.
Inisiasi Menyusui Dini (IMD): IMD mempercepat proses pembentukan kelekatan antara ibu dan bayi, serta memberikan kolostrum yang kaya nutrisi.
Tips Memperkuat Kelekatan Melalui ASI
Berikan ASI Secara Langsung
Usahakan untuk menyusui bayi secara langsung sesering mungkin untuk memaksimalkan kontak fisik dan ikatan batin.
Ciptakan Suasana yang Tenang dan Nyaman
Pilih tempat yang tenang dan nyaman saat menyusui, sehingga ibu dan bayi dapat fokus pada momen tersebut.
Lakukan Kontak Mata dan Berbicara pada Bayi
Saat menyusui, tatap mata bayi dan ajaklah berbicara dengan lembut, ini akan membantu memperkuat ikatan.
Berikan Perhatian Penuh
Fokus pada bayi dan hindari gangguan saat menyusui, sehingga bayi merasa diperhatikan dan dicintai.
Libatkan Ayah
Ayah juga bisa terlibat dalam proses menyusui dengan cara mendukung ibu dan membantu menciptakan suasana yang positif.
Penting untuk diingat bahwa setiap bayi dan ibu memiliki pengalaman menyusui yang unik. Dengan memberikan ASI secara konsisten dan penuh cinta, ibu dapat membangun ikatan yang kuat dan mendalam dengan bayinya, yang akan menjadi fondasi bagi perkembangan anak di masa depan. Selamat memperingati pekan ASI sedunia 1-7 Agustus 2025 (World Breastfeeding Week) “Invest in breastfeeding, invest in the future”. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments