Semangat berkemajuan kembali ditunjukkan santri SMP dan SMA Pesantren Muhammadiyah At-Tajdid Cepu melalui prestasi membanggakan di bidang olahraga. Tim Tapak Suci At-Tajdid sukses meraih sejumlah medali dalam Lomba Pencak Silat Gagak Rimang tingkat Kabupaten Blora.
Kegiatan ini berlangsung pada (7-8-/2/2026) di MC Edupark Cepu. Ratusan atlet muda dari berbagai sekolah dan perguruan silat ambil bagian dalam ajang ini, namun santri At-Tajdid tampil menonjol dan konsisten di hampir seluruh kelas yang dipertandingkan.
Pada ajang tersebut, santri SMP dan SMA At-Tajdid tampil kompetitif di berbagai kelas pertandingan. Dari jenjang SMA, tim berhasil meraih satu medali emas (Juara I) kelas tanding putri, satu medali perunggu (Juara III) kelas tanding putri, serta satu medali perunggu (Juara III) kelas seni tunggal IPSI putri. Capaian ini menjadi bukti keseriusan pembinaan Tapak Suci di lingkungan pesantren.
Prestasi lebih besar diraih santri jenjang SMP dengan perolehan tiga medali emas, lima medali perak, dan dua medali perunggu dari nomor tanding dan seni. Dominasi ini menunjukkan bahwa pembinaan Tapak Suci di At-Tajdid dilakukan secara berjenjang dan berkelanjutan.
Direktur Pesantren At-Tajdid Cepu, A. Furqony , menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas capaian para santri. Ia menegaskan bahwa Tapak Suci merupakan bagian penting dari pendidikan karakter di Muhammadiyah.
“Tapak Suci tidak hanya melatih fisik, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, keberanian, dan akhlak mulia,” ungkapnya.
Santri putra Laga S. menyampaikan bahwa keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus berlatih dan berprestasi. Sementara santri putri Zhareefa Z. menilai ajang ini sebagai sarana mengasah kemampuan sekaligus membawa nama baik pesantren dan Persyarikatan.
Pelatih dan ofisial tim, Winardi , menegaskan bahwa prestasi ini merupakan buah dari kerja keras bersama.
“Kami berkomitmen menjadikan Tapak Suci sebagai sarana kaderisasi santri yang sehat, tangguh, dan berkarakter Muhammadiyah,” ujarnya.
Keberhasilan tersebut tidak hanya menegaskan kapasitas santri At-Tajdid Cepu di arena olahraga prestasi, tetapi juga menjadi bukti bahwa pembinaan Tapak Suci di lingkungan pesantren dan sekolah mampu melahirkan atlet yang tangguh, disiplin, dan berkarakter. Dominasi perolehan medali dari jenjang SMP hingga SMA menunjukkan proses latihan yang terarah serta sinergi kuat antara santri, pelatih, dan manajemen pesantren serta sekolah.






0 Tanggapan
Empty Comments