Pimpinan lembaga ini, Sri Siskawati terus mendorong siswa-siswi Indonesia untuk terus semakin meningkat prestasinya.
“Adapun kali ini, kompetisi roket air sudah sampai hingga tingkat internasional yang diadakan di USIM Malaysia. Kami berharap dengan pencapaian hingga ke tingkat internasional ini tentunya siswa lebih terpicu untuk semakin meningkatkan prestasinya. Bagi yang belum mengikuti lomba ini kami akan infokan kembali.
Tentunya jangan sampai tertinggal, karena tidak semua lomba diadakan hingga ke tingkat internasional dan kesempatan tidak datang untuk kedua kalinya. Kami terus berharap program ini terus berkelanjutan dan prestasi siswa siswi Indonesia dapat semakin meningkat kembali,” harapnya.
Keberangkatan santri SMP Muhammadiyah Jono menuju International Water Rocket Competition 2025 di Malaysia telah mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Purworejo, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Purworejo.
Serta tentunya dari pihak sekolah dan pondok yang pada waktu sebelumnya juga telah bersilaturahmi beraudiensi memohon dukungan dan doa di Pendopo Rumah Dinas Bupati Purworejo.
Selain santri untuk keberangkatan tingkat internasional, 4 santri lainnya yang lolos kompetisi tingkat regional DIY Jateng pada September akan berlanjut tingkat nasional, dan berangkat pada Oktober ini.
Dari pihak tuan rumah penyelenggara kompetisi internasional juga mengapresiasi keikut sertaan dan capaiaan oleh siswa sekalian.
“Selamat datang ke USIM Malaysia. Kita adakan kompetisi roket air Internasional. Semoga seluruh peserta mendapatkan pengalaman yang berharga, mendapatkan inspirasi dan dapat bertemu kembali pada kompetisi roket air selanjutnya,” harap Professor Madya Dr. Mohd. Zalisham Jali, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi USIM.(*)






0 Tanggapan
Empty Comments